Polda Kepri Kerahkan 1.536 Personel Gabungan Amankan Lebaran 2026

Ilustrasi pengamanan lebaran. (Metrotvnews.com)

Polda Kepri Kerahkan 1.536 Personel Gabungan Amankan Lebaran 2026

Lukman Diah Sari • 9 March 2026 22:52

Tanjungpinang: Polda Kepulauan Riau (Kepri) menyiapkan 1.536 personel gabungan pada Operasi Ketupat 2026 untuk mewujudkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan Idulfitri 2026. Kapolda Kepri Irjen Asep Safrudin mengatakan personel gabungan tersebut melibatkan Polri, TNI dan berbagai instansi terkait. Operasi ketupat dimulai tanggal 13 sampai 25 Maret 2026.

"Operasi ini dilaksanakan dengan jenis operasi pemeliharaan kamtibmas yang mengedepankan kegiatan preventif didukung preemtif, kehumasan penegakan hukum, serta bantuan operasi guna menjamin masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan rasa aman, nyaman, tertib dan lancar," kata Irjen Asep usai memimpin rapat lintas sektoral persiapan menyambut Idul Fitri 2026 di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Senin, 9 Maret 2026, melansir Antara.


Kapolda Kepri Irjen Asep Safrudin usai memimpin rapat lintas sektoral persiapan menyambut Idul Fitri 2026 di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Senin (9/3/2026). ANTARA/Ogen

Kapolda Kepri menegaskan operasi ketupat merupakan salah satu bentuk tanggung jawab negara hadir di tengah-tengah masyarakat yang mayoritas merayakan lebaran. Polri bersama pemerintah daerah, TNI dan seluruh stakeholder memastikan siap memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan terbaik bagi masyarakat demi terwujudnya suasana perayaan Idul Fitri yang aman dan kondusif.

"Alhamdulillah, kami selalu bersinergi dan berkolaborasi dengan semua pihak terkait untuk melaksanakan kegiatan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kepri," ujar dia.

Irjen Asep turut menyampaikan beberapa antisipasi terhadap perpindahan orang dan barang selama arus mudik lebaran. Ia menekankan agar transportasi laut antarpulau maupun lintas provinsi di Kepri disiapkan secara matang, termasuk dari segi aspek kenyamanan dan keselamatan penumpang.

Dia mengimbau masyarakat mematuhi aturan keselamatan ketika berlayar, misalnya menggunakan jaket pengaman serta tidak memaksakan diri bepergian jika kapal sudah penuh. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)