Hamas Sandera 35 Warga Israel di Tengah Perang

Hamas meluncurkan sejumlah roket ke Israel dari Jalur Gaza, 7 Oktober 2023. (AP Photo/Hatem Moussa)

Hamas Sandera 35 Warga Israel di Tengah Perang

Willy Haryono • 7 October 2023 23:29

Gaza: Hamas, kelompok penguasa Jalur Gaza, mengeklaim telah menyandera 35 warga Israel dalam perang yang meletus pada hari Sabtu ini, 7 Oktober 2023. Penyanderaan ini dipastikan memicu peningkatan ketegangan di saat militer Israel membalas peluncuran ribuan roket dari Jalur Gaza dengan serangkaian serangan udara.

Melansir dari laman BNN Network, perkembangan signifikan dalam konflik yang sedang berlangsung antara Hamas dan Israel telah meningkatkan ketegangan di wilayah tersebut.

Aksi saling serang yang terus berlanjut menimbulkan kekhawatiran mengenai eskalasi lebih lanjut dan potensi peningkatan korban sipil.

Menanggapi penangkapan warga Israel oleh Hamas, militer Israel melancarkan serangkaian serangan udara terhadap Jalur Gaza. Serangan ini menargetkan infrastruktur militer milik kelompok Jihad Islam Palestina (PIJ), yang mengakibatkan kematian tiga komandan tertinggi dan beberapa warga sipil.

Skala eskalasi sekarang bergantung pada apakah Hamas, otoritas de facto Jalur Gaza, ikut serta dalam konflik tersebut. Israel telah menyampaikan bahwa mereka tidak bermaksud menargetkan Hamas dalam serangan ini, namun situasinya masih bergejolak dan tidak menentu.

'Kita Sedang Berperang'

Sementara itu di Israel, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan kepada masyarakat Israel bahwa saat ini "kita sedang berperang" setelah kelompok Hamas melancarkan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya pagi ini.

Hamas menembakkan ribuan roket ke Israel sepanjang Sabtu ini, dan juga mengirim puluhan pejuang melintasi perbatasan Israel yang dijaga ketat.

PM Netanyahu mengatakan bahwa pihaknya sedang "berperang" dengan Hamas yang menguasai Jalur Gaza, setelah kelompok itu melancarkan serangan besar-besaran dari berbagai lini ke Israel.

Komentar PM Netanyahu dalam pidato yang disiarkan di televisi menandai komentar pertamanya sejak Hamas di Jalur Gaza melancarkan serangan saat fajar hari ini.

Ia memerintahkan pemanggilan pasukan cadangan dan berjanji bahwa Hamas akan "membayar harga yang belum pernah diketahui hingga saat ini."

Baca juga:  Perang Hamas Israel Meletus! 22 Orang Dilaporkan Tewas, 500 Terluka

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)