Berantas TPPO, Imigrasi Semarang Perketat Pengawasan di Bandara

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Semarang memperketat pengawasan di Bandara Internasional Ahmad Yani.

Berantas TPPO, Imigrasi Semarang Perketat Pengawasan di Bandara

28 October 2024 16:37

Semarang: Kantor Imigrasi Kelas I TPI Semarang memperketat pengawasan di Bandara Internasional Ahmad Yani. Bandara disinyalir menjadi 'Jalur Emas' yang diincar sindikat untuk memberangkatkan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal atau non-prosedural.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang Ari Widodo, mengakui potensi tersebut mungkin saja terjadi. Pihaknya telah mengambil langkah tegas dan bekerja sama dengan pihak terkait untuk memberantas praktik Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

"Tentunya hal tersebut bisa saja terjadi. Oleh karena itu, kami sudah melakukan penguatan dan memerintahkan jajaran, khususnya yang bertugas di Bandara Ahmad Yani, untuk mengantisipasi terjadinya pemberangkatan PMI Ilegal," ujar Ari.

Pengawasan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Ahmad Yani kini diperketat secara berlapis untuk mendeteksi dan mencegah keberangkatan Warga Negara Indonesia (WNI) yang diduga menjadi korban atau pelaku TPPO/PMI ilegal.

Ari Widodo menegaskan bahwa jika ditemukan indikasi atau bukti dugaan TPPO dalam ranah kewenangan Imigrasi, pihaknya akan menindak tegas sesuai undang-undang keimigrasian.

"Kami akan berkoordinasi langsung dengan aparat penegak hukum terkait untuk proses pidana," tambahnya.

Imigrasi Semarang juga memperkuat sinergi dengan kementerian dan lembaga terkait, seperti Polda Jawa Tengah, KP2MI/BP2MI, Dinas Tenaga Kerja, dan instansi lain yang tergabung dalam Tim Pengawasan Orang 
Asing (TIMPORA), demi menutup celah dan jalur pengiriman PMI ilegal.

Apresiasi setinggi-tingginya juga disampaikan kepada Polda Jawa Tengah dan jajaran atas keberhasilan signifikan dalam memberantas kasus-kasus TPPO.

Sebagai upaya pencegahan dari hulu, Imigrasi Semarang menambah jumlah Desa Binaan Imigrasi. Melalui program ini, Petugas Imigrasi Pembina Desa akan memberikan pendampingan intensif, informasi yang jelas, dan bantuan kepada WNI, khususnya calon PMI, terkait kelengkapan dokumen dan prosedur yang sah agar terhindar dari jerat ilegal.

Untuk menjamin transparansi, Imigrasi Semarang juga membuka ruang seluas-luasnya bagi rekan-rekan media.  "Kami akan proaktif dalam menyampaikan informasi yang akurat dan terpercaya kepada publik melalui media massa, sebagai bentuk pertanggungjawaban dan edukasi kepada masyarakat," kata Ari.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com