Bacaan Doa Pendek agar Amal Ibadah Diterima Allah SWT

Ilustrasi Medcom.id

Bacaan Doa Pendek agar Amal Ibadah Diterima Allah SWT

Putri Purnama Sari • 12 October 2026 04:15

Jakarta: Setiap Muslim tentu berharap amal ibadah dan kebaikan yang dilakukan diterima Allah SWT. Salah satu ikhtiar yang dapat dilakukan adalah memanjatkan doa agar amal diterima Allah SWT, sebagaimana doa yang tercantum dalam Al-Qur'an surah Al-Baqarah ayat 127.

Doa ini merupakan doa Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS ketika membangun Ka'bah. Keduanya memohon kepada Allah SWT agar amal yang dilakukan diterima. Doa tersebut mengajarkan bahwa setiap ibadah hendaknya disertai kerendahan hati dan harapan akan rida Allah SWT.

Bacaan doa ini cukup singkat sehingga mudah dihafalkan dan diamalkan setelah melakukan ibadah maupun kebaikan.

Bacaan Doa Agar Amal Diterima Allah SWT

Berikut bacaan doa agar amal diterima Allah SWT yang terdapat dalam Al-Qur'an surah Al-Baqarah ayat 127.

Rabbana taqabbal minna, innaka antas-sami‘ul-‘alim.

Artinya: "Ya Tuhan kami, terimalah (amal) dari kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."

Makna Doa Agar Amal Diterima

Doa tersebut mengandung permohonan agar Allah SWT menerima amal yang telah dilakukan. Kalimat Rabbana taqabbal minna berarti "Ya Tuhan kami, terimalah (amal) dari kami".

Sementara itu, kalimat innaka antas-sami‘ul-‘alim menegaskan bahwa Allah SWT Maha Mendengar segala doa dan Maha Mengetahui segala sesuatu, termasuk niat serta usaha hamba-Nya.

Doa ini juga mengajarkan bahwa seseorang tidak seharusnya merasa cukup atau membanggakan amal yang telah dilakukan. Sebaliknya, seorang Muslim dianjurkan untuk tetap rendah hati dan memohon agar ibadah serta kebaikannya diterima oleh Allah SWT.

Kapan Doa Ini Bisa Diamalkan?

Doa agar amal diterima dapat dibaca ketika seorang Muslim selesai melakukan ibadah atau kebaikan sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT. Misalnya, setelah salat, bersedekah, membaca Al-Qur'an, atau menyelesaikan amalan lainnya.

Meski demikian, doa ini tidak terbatas pada waktu-waktu tersebut. Seorang Muslim dapat memanjatkannya kapan saja untuk memohon penerimaan amal dan mengharapkan rida Allah SWT.

Selain berdoa, umat Islam juga perlu berusaha menjaga keikhlasan, melaksanakan ibadah sesuai tuntunan, serta menjauhi sikap riya atau keinginan untuk memperoleh pujian dari manusia.

Hikmah Membaca Doa Agar Amal Diterima

Ada beberapa pelajaran yang dapat dipetik dari doa Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam surah Al-Baqarah ayat 127.

1. Mengajarkan kerendahan hati

Doa ini mengingatkan bahwa manusia perlu memohon kepada Allah SWT agar amalnya diterima, sekalipun telah berusaha melakukan ibadah dengan sungguh-sungguh.

2. Menjaga keikhlasan dalam beramal

Berdoa agar amal diterima dapat menjadi pengingat untuk meluruskan niat dan tidak menjadikan pujian manusia sebagai tujuan utama dalam beribadah.

3. Menumbuhkan harapan kepada Allah SWT

Seorang Muslim diajarkan untuk terus berusaha melakukan kebaikan dan berharap kepada Allah SWT, tanpa merasa paling baik atau paling banyak amalnya.

4. Membiasakan diri berdoa setelah berbuat baik

Doa ini mengajarkan bahwa setelah melakukan kebaikan, seorang Muslim tetap perlu memohon pertolongan dan penerimaan dari Allah SWT.

Dengan membaca doa tersebut, umat Islam diharapkan semakin menyadari pentingnya keikhlasan dan kerendahan hati dalam beribadah. Tidak hanya memperbanyak amal, seorang Muslim juga perlu senantiasa memohon agar setiap kebaikan yang dilakukan diterima oleh Allah SWT.

(Putri Purnama Sari)