Aktivitas penumpang kereta di Stasiun BNI City, Jakarta. Foto: dok KAI Properti.
Akses Stasiun BNI City Diperluas, Selasar dan Travelator Dibangun
Husen Miftahudin • 28 October 2026 16:05
Jakarta: KAI Properti melanjutkan pembangunan akses penghubung kawasan eks Stasiun Karet dengan Stasiun BNI City, Jakarta. Pembangunan ini mencakup selasar pedestrian sepanjang sekitar 250 meter yang akan dilengkapi fasilitas travelator dan moving walk untuk memudahkan mobilitas penumpang.
Pembangunan saat ini meliputi pengerjaan fondasi, struktur penyangga kanopi, pengecoran elemen struktur, hingga pemasangan rangka baja di sejumlah titik. Pemasangan komponen travelator juga tengah dilakukan sebagai bagian dari persiapan fasilitas pendukung.
Selasar tersebut dirancang untuk menghubungkan kawasan eks Stasiun Karet dengan Stasiun BNI City. Nantinya, jalur pedestrian ini dilengkapi travelator dan moving walk yang masing-masing memiliki panjang 40 meter.
Manager Corporate Communication KAI Properti, Bramantya Candrika, mengatakan pembangunan integrasi kawasan Karet-BNI City dilakukan secara bertahap untuk meningkatkan kemudahan akses masyarakat menuju stasiun.
"Pembangunan jalur penghubung beserta fasilitas pendukungnya terus kami lanjutkan di sejumlah titik. Melalui pengembangan ini, kami berharap masyarakat nantinya dapat menjangkau Stasiun BNI City dengan lebih mudah dan nyaman, terutama bagi pelanggan yang berjalan kaki dari kawasan sekitarnya," ujar Bramantya dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu, 29 Oktober 2026.
Selain pembangunan selasar, KAI Properti juga mengembangkan fasilitas pendukung berupa penataan area parkir dan titik drop-off untuk transportasi daring. Fasilitas ini ditujukan untuk mempermudah perpindahan penumpang dari kendaraan pribadi maupun transportasi daring menuju layanan kereta api, serta sebaliknya.

(KAI Properti melanjutkan pembangunan akses penghubung kawasan eks Stasiun Karet dengan Stasiun BNI City, Jakarta. Foto: dok KAI Properti)
Aktivitas penumpang meningkat
Pengembangan akses tersebut dilakukan di tengah aktivitas penumpang yang tercatat di kawasan Karet-BNI City. Berdasarkan data KAI Properti, Stasiun Karet mencatat 4.909.334 aktivitas naik dan turun penumpang sepanjang Januari-Agustus 2026. Sementara itu, Stasiun BNI City mencatat 2.439.757 aktivitas penumpang selama Januari-September 2026.
Khusus pada September 2026, aktivitas naik dan turun penumpang di Stasiun BNI City mencapai 646.411, meningkat sekitar 240% dibandingkan Agustus 2026 yang tercatat sebanyak 190.060 penumpang.
Sebelumnya, KAI Properti juga telah melakukan sejumlah peningkatan fasilitas di Stasiun BNI City. Pekerjaan tersebut antara lain penggantian travelator menjadi eskalator dan tangga untuk akses antarlantai, pembangunan hall di sisi barat dan timur stasiun, serta pemasangan lampu pintar (smart lamp) di area peron.
KAI Properti turut membangun kanopi yang terhubung dengan jalur pedestrian untuk menunjang kenyamanan penumpang. Pembangunan selasar yang kini berlangsung menjadi bagian dari pengembangan lanjutan untuk memperluas akses dari kawasan sekitar menuju stasiun.
Bramantya mengatakan kemudahan menjangkau stasiun merupakan bagian penting dalam pengembangan infrastruktur transportasi publik, termasuk untuk mendukung konektivitas first mile dan last mile.
"Perjalanan masyarakat tidak hanya berlangsung di dalam kereta api, tetapi juga mencakup bagaimana mereka mencapai stasiun dan melanjutkan perjalanan setelah tiba. Karena itu, kami berupaya menghadirkan akses yang dapat mempermudah perpindahan antarmoda sekaligus mendukung konektivitas first mile dan last mile di kawasan Karet-BNI City," kata dia.