Jadwal KA dari Stasiun Malang Berubah, Ini Rincian Gapeka 2026

Stasiun Malang/KAI Daop 8 Surabaya.

Jadwal KA dari Stasiun Malang Berubah, Ini Rincian Gapeka 2026

Daviq Umar Al Faruq • 4 November 2026 22:29

Malang: PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya akan menerapkan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2026 mulai 1 Desember 2026. Kebijakan ini mencakup perubahan jadwal keberangkatan, pola perjalanan, serta penyesuaian waktu tempuh sejumlah kereta api yang berangkat dari Stasiun Malang.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan pemberlakuan Gapeka 2026 merupakan upaya perusahaan meningkatkan mutu pelayanan sekaligus menyesuaikan operasional kereta api dengan kebutuhan perjalanan masyarakat.

“Melalui penerapan Gapeka 2026, kami berharap perjalanan kereta api semakin optimal dan dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi pelanggan," kata Mahendro, Rabu, 4 November 2026.

Salah satu perubahan dalam kebijakan tersebut ialah pemangkasan waktu perjalanan sejumlah kereta api. KA Matarmaja relasi Malang-Pasar Senen menjadi lebih cepat 35 menit, sedangkan KA Malabar Sore relasi Malang-Bandung mengalami pengurangan waktu tempuh 22 menit.

Penyesuaian operasional ini dilakukan di tengah peningkatan jumlah penumpang kereta api jarak jauh dari Stasiun Malang. Sepanjang Januari hingga Oktober 2026, jumlah penumpang tercatat bertambah hampir 60 ribu orang dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

"Sejumlah perjalanan juga memiliki waktu tempuh yang lebih singkat sehingga mobilitas masyarakat menjadi semakin efisien. Namun, seiring dengan adanya penyesuaian jadwal dan pola perjalanan, kami mengimbau pelanggan, khususnya yang akan berangkat dari Stasiun Malang, untuk selalu memastikan kembali jadwal keberangkatan sebelum melakukan perjalanan,” ujar Mahendro.
 


KAI Daop 8 Surabaya mengimbau calon penumpang yang bepergian mulai Desember 2026 untuk memeriksa kembali informasi perjalanan pada tiket. Hal-hal yang perlu diperhatikan meliputi waktu keberangkatan, stasiun asal dan tujuan, serta stasiun transit apabila perjalanan memerlukan pemberhentian antara.

Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada penumpang yang telah membeli tiket dan pelanggan rutin yang selama ini menggunakan jadwal lama. Pemeriksaan informasi perjalanan sejak awal diperlukan agar pelanggan dapat menyesuaikan waktu kedatangan di stasiun dan menghindari risiko tertinggal kereta.

Pemesanan tiket untuk perjalanan dengan jadwal Gapeka 2026 telah dibuka sejak Minggu, 1 November 2026. Pelanggan dapat melakukan pemesanan melalui aplikasi resmi Access by KAI sekaligus memeriksa ketersediaan tempat duduk berdasarkan jadwal terbaru.

“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi Access by KAI dalam merencanakan perjalanan dan melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi KAI. Pastikan jadwal yang dipilih telah sesuai dengan kebutuhan perjalanan, termasuk waktu dan stasiun pemberhentian. Ketelitian dalam memeriksa informasi perjalanan merupakan langkah sederhana yang sangat penting agar pelanggan dapat bepergian dengan lebih tenang, nyaman, dan lancar,” tambah Mahendro.


Petugas sedang memberikan aba aba untuk keberangkatan kereta api di Stasiun Medan. ANTARA/Juraidi

Untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai perubahan jadwal dan pola perjalanan, pelanggan dapat menghubungi Contact Center KAI melalui nomor 121 atau (021) 121 yang beroperasi selama 24 jam.

KAI juga menyediakan layanan informasi melalui WhatsApp resmi di nomor 0811-2223-3121 serta akun Instagram @kai121_.

Penerapan Gapeka 2026 menjadi bagian dari upaya KAI Daop 8 Surabaya melakukan peningkatan layanan secara berkelanjutan. Perusahaan berharap penyesuaian operasional tersebut dapat mendukung perjalanan kereta api yang aman, selamat, dan nyaman bagi pelanggan.

“Kami berharap penyesuaian jadwal melalui Gapeka 2026 dapat memberikan pengalaman perjalanan yang semakin baik bagi masyarakat. Kami juga mengajak pelanggan untuk menjadi bagian dari terciptanya perjalanan kereta api yang lancar dengan selalu memperbarui informasi dan memastikan kembali jadwal keberangkatan sebelum menuju stasiun. Dengan persiapan yang baik, perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu dapat kita wujudkan bersama,” tutup Mahendro.

(Whisnu M)