Ilustrasi Interior Kereta. Foto: dok. KAI Daop 8 Surabaya
Daftar Perubahan Nama Kereta di Gapeka 2026, Berlaku Mulai 1 Desember
Angel Rinella • 3 November 2026 18:45
Jakarta: Perubahan nama kereta pada Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2026 akan berlaku mulai 1 Desember 2026. Salah satu layanan yang mengalami penyesuaian ialah KA Jayakarta yang akan berganti nama menjadi Nakula.
Penyesuaian ini juga mencakup sejumlah kereta lain yang selama ini dikenal dengan nama berbeda. Beberapa layanan yang menggunakan tambahan kata “Ekspres” juga akan memakai nama yang lebih singkat.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyelaraskan nama kereta pada relasi yang sama untuk memudahkan pelanggan mengenali layanan dan menentukan perjalanan. Penumpang pun diimbau memeriksa kembali nama kereta, jadwal, serta relasi sebelum membeli tiket.
Perubahan tersebut mencakup sejumlah layanan dengan rute perjalanan pulang-pergi (PP) di berbagai wilayah. Berikut daftar perubahan nama kereta yang tercantum dalam penyesuaian Gapeka 2026 yang berlaku mulai 1 Desember 2026.
Daftar Perubahan Nama Kereta di Gapeka 2026
Penyesuaian nama kereta dalam Gapeka 2026 mencakup layanan dengan relasi perjalanan yang sama maupun beberapa layanan yang menggunakan satu nama baru. Berikut daftar perubahan nama beserta rute yang dilayani:
1. Sembrani menjadi Anggrek
- Relasi: Surabaya Pasarturi–Gambir PP.
2. Argo Anjasmoro menjadi Anggrek
- Relasi: Surabaya Pasarturi–Gambir PP.
3. Argo Semeru menjadi Bima
- Relasi: Surabaya Gubeng–Gambir PP.
4. Argo Wilis menjadi Turangga
- Relasi: Surabaya Gubeng–Bandung PP.
5. Gumarang menjadi Dharmawangsa
- Relasi: Surabaya Pasarturi–Pasar Senen PP.
Baca Juga :
6. Dharmawangsa Ekspres menjadi Dharmawangsa
- Relasi: Surabaya Pasarturi–Pasar Senen PP.
7. Kertajaya menjadi Dharmawangsa
- Relasi: Surabaya Pasarturi–Pasar Senen PP.
8. Gaya Baru Malam Selatan menjadi Gaya Baru Selatan
- Relasi: Surabaya Gubeng–Pasar Senen PP.
9. Jayakarta menjadi Nakula
- Relasi: Surabaya Gubeng–Pasar Senen PP.
10. Matarmaja menjadi Majapahit
- Relasi: Malang–Pasar Senen PP.
11. Blambangan Ekspres menjadi Blambangan
- Relasi: Ketapang–Pasar Senen PP.
12. Malioboro Ekspres menjadi Kertanegara
- Relasi: Malang–Purwokerto PP.
13. Ijen Ekspres menjadi Ijen
- Relasi: Ketapang–Malang PP.
14. Ambarawa Ekspres menjadi Ambarawa
- Relasi: Surabaya Pasarturi–Semarang Poncol PP.
15. Arjuno Ekspres menjadi Arjuno
- Relasi: Malang–Surabaya Gubeng PP.
16. Bogowonto menjadi Progo
- Relasi: Lempuyangan–Pasar Senen PP.
17. Gajahwong menjadi Progo
- Relasi: Lempuyangan–Pasar Senen PP.
18. Tawang Jaya menjadi Menoreh
- Relasi: Semarang Tawang–Pasar Senen PP.
19. Tawang Jaya Premium menjadi Menoreh
- Relasi: Semarang Tawang–Pasar Senen PP.
20. Jaka Tingkir menjadi Mataram
- Relasi: Solo Balapan–Pasar Senen PP.
Perubahan tersebut memiliki pola yang berbeda pada setiap layanan. Sembrani dan Argo Anjasmoro, misalnya, akan menggunakan nama Anggrek, sedangkan Gumarang, Dharmawangsa Ekspres, dan Kertajaya akan disatukan dengan nama Dharmawangsa.
Hal serupa berlaku untuk Bogowonto dan Gajahwong yang akan menggunakan nama Progo. Sementara itu, Tawang Jaya dan Tawang Jaya Premium akan tercatat sebagai Menoreh dalam penyesuaian jadwal perjalanan.
Meski nama layanan berubah, penumpang tidak dapat langsung menyimpulkan bahwa jenis gerbong atau interior kereta juga mengalami perubahan. Sebagai contoh, nama Anggrek tidak otomatis menjamin setiap perjalanan menggunakan interior atau kursi dengan model yang sama.
Nama baru tersebut menjadi identitas layanan dalam jadwal perjalanan kereta api. Adapun jenis gerbong dan fasilitas yang digunakan tetap perlu diperiksa melalui informasi layanan untuk setiap keberangkatan.
KAI Imbau Penumpang Cek Jadwal dan Nama Kereta
Selain perubahan nama, penerapan Gapeka 2026 juga mencakup penyesuaian jadwal, pola perjalanan, dan stasiun pemberhentian. KAI telah membuka pemesanan tiket untuk keberangkatan mulai 1 Desember 2026 melalui aplikasi Access by KAI sejak 1 November 2026.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengimbau pelanggan untuk memeriksa kembali informasi perjalanan sebelum membeli tiket.
“Kami mengimbau pelanggan untuk memeriksa kembali jadwal keberangkatan dan kedatangan, tanggal perjalanan, serta stasiun asal dan tujuan melalui Access by KAI,” kata Anne Purba dalam pernyataan resmi dikutip Selasa, 3 November 2026.
Pengecekan juga perlu mencakup kelas layanan, fasilitas, harga tiket, dan waktu keberangkatan. Calon penumpang dapat memasukkan stasiun asal, stasiun tujuan, serta tanggal perjalanan pada aplikasi Access by KAI, kemudian mencocokkan nama kereta dan rincian layanan yang tersedia.