Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon dalam konferensi pers Galeri Prajnaparamita di Museum Nasional Indonesia. Foto: Metro TV/Arini.
Galeri Prajnaparamita Dirancang Inklusif, Kemenbud Sediakan Huruf Braille hingga 3D
Anggi Tondi Martaon • 14 October 2026 02:05
Jakarta: Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) meresmikan Galeri Prajnaparamita di Museum Nasional Indonesia, Jakarta Pusat. Fasilitas tersebut dirancang ramah disabilitas.
“Yaitu di sini ada huruf Braille sehingga galeri ini inklusif termasuk bagi penyandang disabilitas, terutama disabilitas netra,” ujar Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Museum Nasional Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa, 13 Oktober 2026.
Fadli menyampaikan bahwa pengunjung disabilitas netra dapat menikmati koleksi arca melalui pendampingan narasi audio serta kehadiran miniatur 3D yang dapat diraba. Pihak museum juga merencanakan kehadiran replika berukuran besar atau sama seperti aslinya agar pengunjung dapat memegang dan mengamati langsung detail dan bentuk arca secara langsung.
Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) resmi membuka Galeri Prajnaparamita. Foto: Metrotvnews.com/Arini Noviawati Gunawan.
“Mungkin nanti perlu juga ada satu replika yang lebih besar agar para pengunjung juga bisa melihat-lihat yang replika sesuai aslinya,” ujar Fadli.
Fadli menegaskan bahwa Museum Nasional akan terus membenahi berbagai fasilitasnya, termasuk percepatan perbaikan dua gedung di bagian belakang yang sempat terdampak insiden kebakaran pada 2023 lalu. Menutup peresmian tersebut, ia berharap kehadiran Galeri Prajnaparamita ini dapat menjadi daya tarik utama bagi masyarakat dalam mengapresiasi warisan nenek moyang.
"Semoga Galeri Prajnaparamita, Monalisa van Java, bisa menjadi satu atraksi di Museum Nasional untuk mengapresiasi dan menghargai karya nenek moyang kita," ujar Fadli.
(Arini Noviawati Gunawan)