Syahrini dalam program Q&A. Foto: Tangkapan layar YouTube Metro TV
Tidak Ingin Dijuluki Diva, Syahrini: Aku Ingin Terus Berkarya
Muhamad Marup • 19 October 2026 12:20
Jakarta: Julukan Diva identik bagi seorang penyanyi perempuan yang dikenal banyak orang. Syahrini, meski sudah memenuhi kriteria, tapi tidak ingin dijuluki Diva.
"Saat konserku yang terakhir di Jambul Khatulistiwa, 10 tahun berkarya, aku bilang kadang-kadang sebagai penyanyi kita dijuluki Diva. Aku bukan Diva," ujar Syahrini, dalam program Q&A Metro TV, Minggu, 18 Oktober 2026.
Ia mengaku, dirinya hanya ingin menjadi seniman yang melegenda. Ia ingin terus berkarya, produktif, dan meninggalkan legacy yang positif.
Syahrini menambahkan, keinginannya itu untuk memberikan dampak positif untuk anaknya serta generasi mendatang. Sebagai penyanyi, ia ingin meninggalkan karya yang dikenang manfaatnya untuk orang banyak.

Syahrini dalam program Q&A. Foto: Tangkapan layar YouTube Metro TV
"Aku ingin terus berkarya, produktif, meninggalkan legacy," jelasnya.
Di samping berkarya, Syahrini juga mengajak perempuan-perempuan untuk berkarya melalui Partai Inces Indonesia (PII). Partai Inces Indonesia adalah ruang untuk siapa saja yang berani menjadi diri sendiri, percaya diri, dan membawa energi positif dengan caranya masing-masing.
"PII ini, kader-kaderku merangkul kader-kader yang join di PII untuk menjadi diri sendiri supaya timbul adrenalin ingin berkarya, berkreasi, berkesenian," katanya. PII memiliki tiga misi yaitu jadi diri sendiri, hempaskan negativitas, dan bersama jadi sesuatu. Tiga misi tersebut mendorong para perempuan untuk bisa berkarya.
"Apa pun bentuknya, apa pun kemampuan kita, galilah jati diri kita tanpa harus jadi orang lain," ucap Syahrini.
"Saat konserku yang terakhir di Jambul Khatulistiwa, 10 tahun berkarya, aku bilang kadang-kadang sebagai penyanyi kita dijuluki Diva. Aku bukan Diva," ujar Syahrini, dalam program Q&A Metro TV, Minggu, 18 Oktober 2026.
Ia mengaku, dirinya hanya ingin menjadi seniman yang melegenda. Ia ingin terus berkarya, produktif, dan meninggalkan legacy yang positif.
Syahrini menambahkan, keinginannya itu untuk memberikan dampak positif untuk anaknya serta generasi mendatang. Sebagai penyanyi, ia ingin meninggalkan karya yang dikenang manfaatnya untuk orang banyak.
.jpg)
Syahrini dalam program Q&A. Foto: Tangkapan layar YouTube Metro TV
"Aku ingin terus berkarya, produktif, meninggalkan legacy," jelasnya.
Di samping berkarya, Syahrini juga mengajak perempuan-perempuan untuk berkarya melalui Partai Inces Indonesia (PII). Partai Inces Indonesia adalah ruang untuk siapa saja yang berani menjadi diri sendiri, percaya diri, dan membawa energi positif dengan caranya masing-masing.
"PII ini, kader-kaderku merangkul kader-kader yang join di PII untuk menjadi diri sendiri supaya timbul adrenalin ingin berkarya, berkreasi, berkesenian," katanya. PII memiliki tiga misi yaitu jadi diri sendiri, hempaskan negativitas, dan bersama jadi sesuatu. Tiga misi tersebut mendorong para perempuan untuk bisa berkarya.
"Apa pun bentuknya, apa pun kemampuan kita, galilah jati diri kita tanpa harus jadi orang lain," ucap Syahrini.