Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi. Foto: Metrotvnews.com/Tiaranissa Juliansyah.
Kemendag Targetkan Sektor Horeka Sumbang 30% Transaksi Ekspor
Husen Miftahudin • 15 October 2026 19:13
Tangerang: Kementerian Perdagangan (Kemendag) menargetkan sektor hotel, restoran, dan kafe (Horeka) dapat menyumbang sekitar 30 persen dari total transaksi dalam pasar ekspor Trade Expo Indonesia (TEI) yang tengah berlangsung pada 14 sampai 18 Oktober 2026. Target tersebut masih berupa perkiraan awal dan akan diperiksa kembali berdasarkan data transaksi selama pameran.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Fajarini Puntodewi mengatakan produk horeka memiliki peluang untuk berkontribusi terhadap transaksi ekspor dalam pameran tersebut. Namun, TEI juga menampilkan beragam produk lain, termasuk manufaktur yang memiliki nilai tambah relatif tinggi.
(Hotel-hotel di Jakarta. Foto: dok Traveloka)
Bidik pasar baru di Amerika Selatan hingga Afrika
Fajarini mengatakan, pasar produk horeka Indonesia telah menjangkau sekitar 10 negara di dunia. Ke depan, pemerintah berharap dapat memperluas jangkauan tersebut dengan menarik pembeli dari negara-negara yang selama ini belum menjadi pasar utama produk Indonesia.
Sejumlah kawasan yang menjadi perhatian antara lain Amerika Selatan, Afrika, dan Timur Tengah. Menurut Fajarini, minat pembeli dari kawasan tersebut mulai menunjukkan perkembangan dan berpotensi membuka peluang transaksi baru bagi eksportir Indonesia.
Di sisi lain, pasar konvensional seperti Amerika Serikat, Eropa, dan Tiongkok dinilai telah memiliki basis perdagangan yang mapan. Karena itu, perluasan pasar ke kawasan lain menjadi salah satu upaya untuk menambah peluang ekspor sekaligus mengurangi ketergantungan pada pasar yang sudah terbentuk.
"Sekarang kita kan tentu mengharapkan buyer-buyer dari negara baru ya, negara konvensional. Ini dari kawasannya misalnya Amerika Selatan, kemudian Afrika, kemudian Timur Tengah, nah ini juga sudah mulai meningkat ya, buyer-buyer di kawasan tersebut ini cukup menjanjikan sekali gitu. Sementara kan kalau pasar gothic kita ini kan misalnya seperti Amerika, Eropa, Tiongkok itu sudah, ya itu sudah established. Sekarang kita menyasar pasar-pasar yang baru," ucap dia.
Fajarini juga menyebut potensi transaksi dari pembeli negara baru mulai terlihat sejak awal penyelenggaraan TEI. Pemerintah berharap perkembangan tersebut dapat mendorong peningkatan transaksi ekspor, termasuk dari sektor horeka. (Tiaranissa Juliansyah)