Salah satu ruangan di Pemkab Klaten yang disegel Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Istimewa
KPK Segel Enam Ruangan Kantor Pemkab Klaten
Triawati Prihatsari • 16 October 2026 18:03
Klaten: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel enam ruangan di kompleks Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten setelah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Jumat, 16 Oktober 2026.
Enam ruangan yang disegel meliputi ruang kerja bupati, ruang kerja wakil bupati, ruang kerja sekretaris daerah (sekda), serta ruang Bagian Layanan Pengadaan. Penyegelan juga dilakukan di ruang sekretariat dan kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD), serta ruang kerja Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim).
Wakil Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi menanggapi operasi tangkap tangan yang menjerat Bupati Hamenang Wajar Ismoyo. Ia menyatakan Pemkab Klaten menghormati proses hukum yang sedang ditangani KPK.
"Kami menghormati dan menghargai proses hukum yang sedang berjalan," ungkap Yulindha di Klaten, Jumat, 16 Oktober 2026.
Yulindha memilih tidak memberikan spekulasi mengenai perkara yang tengah diusut. Ia meminta masyarakat menunggu hasil pemeriksaan resmi dari KPK dan berharap proses hukum tersebut memberikan hasil terbaik bagi warga Klaten.
"Karena itu semuanya masih proses. Jadi saya mohon doanya kepada panjenengan semua, khususnya semoga diberikan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Klaten," imbuh Yulindha.
.jpeg)
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo tiba di Gedung KPK, Jakarta. Foto: Dok. KPK.
Di tengah proses hukum tersebut, Yulindha memastikan aktivitas pemerintahan daerah tetap berlangsung. Ia menegaskan pelayanan publik tidak boleh terganggu dan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) akan tetap menjalankan tugas melayani masyarakat.
"Insyaallah saya bersama jajaran Bapak/Ibu OPD tetap melayani masyarakat sebaik-baiknya sebagaimana mestinya," ungkap Yulindha.