Profil 7 Tokoh TNI Penerima Bintang Mahaputera dari Presiden Prabowo

Profil 7 Tokoh TNI Penerima Bintang Mahaputera dari Presiden Prabowo. Foto: Dok. Sekretariat Presiden

Profil 7 Tokoh TNI Penerima Bintang Mahaputera dari Presiden Prabowo

Angel Rinella • 5 October 2026 18:08

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera kepada tujuh tokoh Tentara Nasional Indonesia (TNI). Penganugerahan tersebut dilakukan dalam Upacara Peringatan HUT ke-81 TNI di Cilangkap, Jakarta, Senin, 5 Oktober 2026.

Pemberian tanda kehormatan itu berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 87/TK Tahun 2026 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan. Ketujuh tokoh yang menerima penghargaan tersebut terdiri dari purnawirawan TNI yang kini bertugas di pemerintahan serta pimpinan TNI dari tiga matra.

Penganugerahan Bintang Mahaputera diberikan sebagai bentuk penghargaan atas jasa luar biasa dalam mendukung kemajuan, pengembangan, dan pembangunan TNI. Penghargaan tersebut juga diberikan atas darmabakti yang diakui secara luas di tingkat nasional dan internasional.

Dari tujuh tokoh tersebut, tiga orang menerima Bintang Mahaputera Adipurna, sedangkan empat lainnya memperoleh Bintang Mahaputera Adipradana. Berikut profil tujuh tokoh TNI yang menerima Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera.


Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago. Foto: tangkapan layar.

Tujuh Tokoh TNI Terima Bintang Mahaputera

1. Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago

Djamari Chaniago merupakan purnawirawan TNI Angkatan Darat yang lahir di Padang, Sumatera Barat, pada 8 April 1949. Ia merupakan lulusan AKABRI tahun 1971 dan mengawali karier militernya di lingkungan TNI AD.  
 
Dilansir dari STEKOM, Djamari pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, antara lain Panglima Komando Daerah Militer III/Siliwangi, Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad), hingga Kepala Staf Umum (Kasum) TNI. 
 
Di luar karier militer, Djamari juga pernah menjadi anggota MPR dan kemudian terlibat dalam sejumlah kegiatan di luar institusi TNI. Pada 17 September 2025, Presiden Prabowo melantiknya sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.  
 
Dalam penganugerahan HUT ke-81 TNI, Djamari Chaniago menerima Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Adipurna.

 2. Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin

Sjafrie Sjamsoeddin merupakan purnawirawan TNI Angkatan Darat yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pertahanan Republik Indonesia. Ia lahir di Ujung Pandang, Makassar, pada 30 Oktober 1952 dan merupakan lulusan AKABRI tahun 1974.  
 
Sebelum kembali dipercaya memimpin Kementerian Pertahanan, Sjafrie memiliki pengalaman panjang dalam pemerintahan dan bidang pertahanan. 
 
Dilansir dari laman Facebook Kementerian Pertahanan RI, Sjafrie pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan pada 2005 dan Wakil Menteri Pertahanan pada 2010. Ia kemudian dilantik sebagai Menteri Pertahanan oleh Presiden Prabowo pada 21 Oktober 2024. 
 
Sjafrie juga pernah menduduki berbagai posisi penting di lingkungan TNI AD. Dia sempat menjabat sebagai Koordinator Staf Ahli (Korsahli) TNI (2001), pernah berada di Pusat Penerangan (Puspen) TNI (2002), serta memiliki peran dalam meredam kerusuhan di Jakarta pada Mei 1998. 
 
Atas pengabdian tersebut, Sjafrie Sjamsoeddin menerima Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Adipurna.

 3. Jenderal TNI Agus Subiyanto

Jenderal TNI Agus Subiyanto merupakan Panglima TNI yang menerima Bintang Mahaputera Adipurna. Ia lahir di Cimahi, Jawa Barat, pada 5 Agustus 1967 dan merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1991.  
 
Dilansir dari Antara, Agus mengawali karier militernya sebagai Kasi Ops Sektor A di Timor Timur. Usai bertugas di wilayah tersebut, ia kembali ke markas dan melanjutkan tugasnya sebagai Komandan Batalyon 22 Grup 2 Kopassus serta Kepala Penerangan Kopassus.
 
Dalam perjalanan kariernya, ia kemudian dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis, termasuk Komandan Kodim 0735/Surakarta, Komandan Paspampres, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, hingga Kepala Staf Angkatan Darat.
 
Agus kemudian dilantik sebagai Panglima TNI pada 22 November 2023. Pelantikan tersebut menjadikannya sebagai pemimpin tertinggi TNI yang mengoordinasikan tiga matra, yakni TNI AD, TNI AL, dan TNI AU. 
 
Pada 2026, Agus masih menjalankan tugas sebagai Panglima TNI dan turut memimpin berbagai agenda institusi TNI, termasuk yang melibatkan para kepala staf tiga matra. 
 
Jenderal TNI Agus Subiyanto dianugerahi Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Adipurna.

4. Jenderal TNI Tandyo Budi Revita

Jenderal TNI Tandyo Budi Revita merupakan Wakil Panglima TNI. Ia lahir di Surakarta, Jawa Tengah, pada 21 Februari 1969 dan merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1991 dari kecabangan Infanteri.
 
Dilansir dari STEKOM, sebelum menjadi Wakil Panglima TNI, Tandyo pernah mengemban berbagai jabatan di lingkungan TNI AD dan Kementerian Pertahanan. Ia antara lain pernah menjadi Komandan Resimen Induk Kodam IX/Udayana, Panglima Komando Daerah Militer IV/Diponegoro, dan Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat.
 
Tandyo kemudian dilantik sebagai Wakil Panglima TNI pada 10 Agustus 2025. Pengangkatannya sekaligus mengisi kembali jabatan Wakil Panglima TNI yang sebelumnya lama tidak terisi.  
 
Dalam penganugerahan kali ini, Tandyo Budi Revita menerima Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Adipradana.

 5. Jenderal TNI Maruli Simanjuntak

Jenderal TNI Maruli Simanjuntak merupakan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD). Ia lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 27 Februari 1970 dan merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1992.  
 
Dilansir dari Indonesia Defense, Maruli berasal dari cabang Infanteri dan memiliki pengalaman di lingkungan Kopassus serta Detasemen Tempur Cakra. Sebelum menjadi KSAD, ia pernah menjabat sebagai Komandan Paspampres, Panglima Kodam IX/Udayana, dan Panglima Kostrad.  
 
Maruli dilantik sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pada 29 November 2023 untuk menggantikan Agus Subiyanto yang sebelumnya dipercaya menjadi Panglima TNI. Dalam pelantikan tersebut, pangkatnya dinaikkan menjadi Jenderal TNI.  
 
Sebagai KSAD, Maruli memimpin TNI AD dan menjadi salah satu dari tiga kepala staf matra yang berada di bawah koordinasi Panglima TNI.
 
Maruli Simanjuntak menerima Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Adipradana.

6. Laksamana TNI Muhammad Ali

Laksamana TNI Muhammad Ali merupakan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL). Ia lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 9 April 1967 dan merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) tahun 1989.  
 
Setelah menyelesaikan pendidikan AAL, Muhammad Ali mengawali penugasan sebagai perwira di KRI Sigalu-857 sebelum kemudian bertugas sebagai Perwira Terpedo KRI Pasopati (1993), Padivkom KRI Nanggala-402 (1995), Kadep Leksen KRI Nanggala-402 (1996), Kasi Taktik Sops Satsel Koarmatim (1996). 
 
Dilansir dari laman Indonesia Defense, Muhammad Ali pernah menduduki sejumlah posisi strategis, seperti Kadalsen Divlat Dep Sewaco Puslatlekdalsen Kodikal (2000), Palaksa KRI Nanggala-402 (2003), Komandan KRI Nanggala-402 (2004), Pasops Satsel Koarmatim (2006), Pabandya Renstra Ban I Renstra Srena Kasal (2006), Asops Lantamal VI Makassar (2009), Komandan Satsel Koarmatim (2010), Komandan Lanal Dumai (2011), ADC Wapres RI (2012).
 
Beliau juga pernah dipercaya menjadi Kasguskamlabar (2014) dan Staf Khusus KSAL (2015) lalu berlanjut dengan menjadi Waasrena KSAL (2017-2018) dan Gubernur AAL (2018-2019). Selanjutnya, Ali menjabat sebagai Koordinator Staf Ahli KSAL (2019), Pangkoarmada I (2019-2020) serta menjadi Asrena KSAL (2020-2021).
Muhammad Ali menerima Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Adipradana.

 7. Marsekal TNI M. Tonny Harjono

Marsekal TNI M. Tonny Harjono merupakan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU). Ia lahir di Jakarta pada 4 Oktober 1971 dan merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1993.  
 
Dilansir dari laman Presiden RI, Tonny pernah menjabat beberapa posisi, antara lain sebagai Sekretaris Militer Presiden, Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI Angkatan Udara (Dankodiklatau), Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas), hingga Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) II. 
 
Tonny kemudian dilantik sebagai KSAU pada 5 April 2024. Ia menerima Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Adipradana dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI pada 5 Oktober 2026.
 
 
(Siti Nahdia Usman)

(Arga Sumantri)