Presiden Prabowo Kumpulkan 800 Pejabat TNI-Polri di Istana

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak (kiri) dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono (kanan) tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Foto: ANTARA/Maria Cicilia Galuh.

Presiden Prabowo Kumpulkan 800 Pejabat TNI-Polri di Istana

Fachri Audhia Hafiez • 7 October 2026 09:47

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan 800 pejabat tinggi TNI dan Polri di Lapangan Tengah, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu pagi, 7 Oktober 2026. Sejumlah perwira tinggi dan pejabat lembaga negara tampak telah hadir.

Dikutip dari Antara, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono, serta Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto telah hadir. Kepala Negara disebut bakal memberikan sejumlah arahan.
 


"Nanti kita dengar ya, arahan bapak Presiden," kata Suharyanto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 7 Oktober 2026.

Pertemuan skala besar tersebut berisikan agenda taklimat atau pengarahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto kepada jajaran pimpinan TNI dan Polri. Agenda pemanggilan pejabat tinggi TNI-Polri ini berlangsung dua hari setelah Presiden Prabowo memimpin upacara peringatan HUT ke-81 TNI di Lapangan Prima, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Senin, 5 Oktober 2026. 


Presiden Prabowo Subianto. Foto: Dok. Antara.

Dalam kesempatan peringatan hari jadi tersebut, Presiden menekankan agar TNI terus menjadi tentara rakyat dan siap menghadapi berbagai potensi ancaman. Khususnya di tengah situasi global yang dinamis dan penuh ketidakpastian.

Langkah konsolidasi ini juga menyusul momentum pelantikan Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri dan Komisaris Jenderal Polisi Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri di Istana Negara pada 1 Oktober 2026. Sebelum pengarahan kali ini, Presiden Prabowo tercatat sempat mengumpulkan barisan pejabat tinggi TNI dan Polri di Istana Kepresidenan Jakarta pada awal Februari 2026.

(Fachri Audhia Hafiez)