Polri Beri Penghargaan Jasa Raharja atas Dukungan Operasi Ketupat 2026 dan Nataru 2025

PT Jasa Raharja menerima penghargaan dari Polri atas partisipasi aktif dan dukungannya dalam keberhasilan penyelenggaraan Operasi Lilin Nataru 2025 dan Operasi Ketupat 2026. (Istinewa)

Polri Beri Penghargaan Jasa Raharja atas Dukungan Operasi Ketupat 2026 dan Nataru 2025

Lukman Diah Sari • 22 May 2026 18:16

Jakarta: PT Jasa Raharja menerima penghargaan dari Polri atas partisipasi aktif dan dukungannya dalam keberhasilan penyelenggaraan Operasi Lilin Nataru 2025 dan Operasi Ketupat 2026. Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Lalu Lintas Polri Tahun 2026 di Auditorium Mutiara STIK-PTIK, Jakarta Selatan, Jumat, 22 Mei 2026. 

Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo kepada PT Jasa Raharja pada pembukaan Rakernis Fungsi Lalu Lintas Polri Tahun 2026. Direktur Utama PT Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh insan Jasa Raharja di Indonesia yang terus hadir memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Penghargaan ini bukan sekadar simbol apresiasi, melainkan pengakuan atas dedikasi seluruh insan Jasa Raharja yang bekerja tanpa mengenal waktu dalam mendukung keselamatan masyarakat. Kami menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada Korlantas Polri dan seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia yang selama ini menjadi mitra strategis Jasa Raharja dalam menghadirkan perlindungan bagi masyarakat,” ujar Awaluddin, dalam keterangan resmi diterima pada Jumat, 22 Mei 2026.

Dia menerangkan keberhasilan pengelolaan arus mudik dan balik tidak dapat dicapai oleh satu institusi saja, melainkan melalui sinergi lintas sektor bersama Polri, kementerian dan lembaga terkait, operator transportasi, rumah sakit, pemerintah daerah, serta Jasa Raharja. Selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, Jasa Raharja berperan aktif melalui pemantauan bersama di posko terpadu, percepatan penjaminan korban kecelakaan lalu lintas, edukasi keselamatan berkendara, hingga dukungan data dan layanan yang terintegrasi dengan para pemangku kepentingan.

“Jasa Raharja terus berkomitmen untuk selalu hadir cepat dan tepat ketika masyarakat membutuhkan pertolongan. Karena itu, kami akan terus memperkuat kolaborasi, meningkatkan kecepatan layanan, dan menghadirkan perlindungan yang semakin mudah diakses masyarakat,” jelas Awaluddin.

Koordinasi pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026 oleh Jasa Raharja, Jasa Marga, dan Korlantas Polri. (Istimewa)

Berdasarkan data Korlantas Polri, Operasi Ketupat 2026 berhasil mencatat penurunan angka kecelakaan lalu lintas sebesar 5,31 persen atau berkurang 531 kasus dibandingkan periode sebelumnya. Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia turun hingga 30,41 persen atau setara dengan 104 jiwa yang berhasil diselamatkan.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho turut mengapresiasi peran aktif Jasa Raharja sebagai mitra strategis Polri dalam mendukung berbagai operasi kemanusiaan dan program keselamatan berlalu lintas.

“Kolaborasi antara Korlantas Polri dan Jasa Raharja telah berjalan sangat baik, baik dalam aspek pencegahan kecelakaan, penanganan korban, maupun pelayanan kepada masyarakat. Dukungan yang diberikan Jasa Raharja selama Operasi Lilin Nataru 2025 dan Operasi Ketupat 2026 menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta upaya menekan angka kecelakaan dan fatalitas di jalan raya. Kami berharap sinergi ini dapat terus diperkuat untuk mewujudkan keselamatan lalu lintas yang semakin baik di Indonesia,” ujar Agus.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)