Kloter Terakhir Berangkat, 43.998 Calon Haji Tinggalkan Embarkasi Surabaya

Jemaah haji kloter 33 debarkasi Surabaya tiba di Bandara Juanda.

Kloter Terakhir Berangkat, 43.998 Calon Haji Tinggalkan Embarkasi Surabaya

Media Indonesia • 22 May 2026 09:56

?Sidoarjo: Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya resmi menuntaskan seluruh rangkaian proses keberangkatan jemaah calon haji Embarkasi Surabaya 1447 H/2026. Kepastian ini ditandai dengan diterbangkannya Kloter 116 sebagai kelompok terbang terakhir dari Bandara Internasional Juanda pada Kamis, 21 Mei 2026. 

?Berdasarkan data operasional Embarkasi Surabaya, total calon haji dan petugas yang berhasil diberangkatkan sejak 22 April hingga 21 Mei 2026 mencapai 43.998 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 43.535 calon haji dan 463 petugas haji yang terbagi dalam 116 kloter.


Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas keberangkatan kloter 116. (MI/HS)

?Keberangkatan kloter pamungkas tersebut dilepas langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Kehadiran Gubernur sekaligus menandai berakhirnya masa operasional keberangkatan Embarkasi Surabaya sebagai salah satu embarkasi terbesar di Indonesia.

?Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya Agus Winarto menegaskan, kesuksesan ini merupakan buah dari koordinasi intensif bersama Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Kementerian Agama, operator bandara, dan maskapai.

?"Imigrasi Surabaya berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan profesional. Pelaksanaan Program Makkah Route tahun ini menjadi bagian penting dalam memberikan kemudahan dan percepatan layanan. Kami bersyukur seluruh tahapan berjalan tertib," ujar Agus, Kamis, 21 Mei 2026.

?Meski mengedepankan kecepatan layanan, aspek keamanan dan pengawasan dokumen perjalanan tetap menjadi prioritas utama.

Layanan Makkah Route di Bandara Internasional Juanda, memungkinkan jemaah calon haji menyelesaikan seluruh proses pemeriksaan keimigrasian Arab Saudi sebelum lepas landas dari Indonesia. Setibanya di Arab Saudi, jemaah tidak perlu lagi mengantre di loket imigrasi setempat dan bisa langsung menuju bus atau akomodasi yang telah disediakan.

?Kepala Bidang Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Surabaya, Kholilur Rohman, menjelaskan personel di lapangan telah disiagakan secara penuh untuk memastikan validitas dokumen seluruh jemaah.

?"Melalui koordinasi intensif dan kesiapan personel, pelayanan keimigrasian dapat dilaksanakan secara efektif tanpa mengurangi aspek pengawasan dan keamanan," kata Kholilur. (MI/HS)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)