Daftar Jurusan yang Dibutuhkan di Rekrutmen PPPK KemenHAM

Ilustrasi PPPK. Foto: Popline.id

Daftar Jurusan yang Dibutuhkan di Rekrutmen PPPK KemenHAM

Putri Purnama Sari • 7 January 2026 20:32

Jakarta: Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) resmi membuka seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2026 dengan total 500 formasi.

Rekrutmen ini menjadi salah satu seleksi aparatur sipil negara yang paling dinantikan. Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan calon pelamar adalah jurusan pendidikan yang dibutuhkan, karena menjadi syarat utama dalam menentukan formasi yang dapat dilamar.

Berdasarkan pengumuman resmi KemenHAM Nomor SEK-1140.KP.02.01 Tahun 2025, seleksi ini mencakup kebutuhan di unit pusat dan 38 kantor wilayah di seluruh Indonesia.

Unit Kerja yang Dibuka

Adapun unit kerja yang mendapatkan alokasi kebutuhan di tingkat pusat meliputi:
  • Sekretariat Jenderal
  • Inspektorat Jenderal
  • Direktorat Jenderal Instrumen dan Penguatan Hak Asasi Manusia
  • Direktorat Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan  Hak Asasi Manusia
  • Pusat Data dan Informasi  Hak Asasi Manusia
  • Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia  Hak Asasi Manusia
Sementara itu, formasi lainnya tersebar di 38 kantor wilayah Kementerian HAM se-Indonesia.
 

Daftar Jurusan yang Dibutuhkan di Rekrutmen PPPK KemenHAM

Rekrutmen PPPK Kementerian Hukum dan HAM (KemenHAM) membuka peluang bagi lulusan dari berbagai latar belakang pendidikan. Setiap formasi memiliki kualifikasi jurusan tertentu yang wajib dipenuhi pelamar agar dapat mengikuti proses seleksi.

Berikut penjelasan jurusan yang dibutuhkan berdasarkan formasi yang tersedia.

1. Analis SDM Ahli Pertama

Formasi Analis SDM Ahli Pertama ditujukan untuk mendukung pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan KemenHAM. Tugasnya meliputi perencanaan, analisis kebutuhan pegawai, hingga pengembangan kompetensi aparatur.

Kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan:
  • S-1/D-IV Administrasi Negara
  • S-1/D-IV Administrasi Publik
  • S-1/D-IV Kebijakan Publik
  • S-1/D-IV Manajemen
  • S-1/D-IV Ilmu Pemerintahan
Formasi ini cocok bagi lulusan yang memiliki pemahaman tata kelola organisasi dan kebijakan publik.

2. Penata Layanan Operasional

Formasi Penata Layanan Operasional memiliki cakupan tugas yang luas, mulai dari administrasi umum hingga pelayanan teknis operasional di unit kerja KemenHAM.

Kualifikasi pendidikan untuk posisi ini adalah S-1 semua jurusan. Formasi ini menjadi salah satu yang paling diminati karena terbuka untuk seluruh lulusan sarjana, tanpa batasan jurusan tertentu.

3. Perencana Ahli Pertama

Perencana Ahli Pertama berperan dalam penyusunan program, perencanaan anggaran, serta evaluasi kebijakan dan kegiatan instansi. Kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan:
  • S-1/D-IV Ekonomi
  • S-1/D-IV Manajemen
  • S-1/D-IV Hukum
  • S-1/D-IV Ilmu Politik
  • S-1/D-IV Statistika
  • S-1/D-IV Sistem Informasi
Formasi ini menuntut kemampuan analisis data, perencanaan strategis, dan pemahaman kebijakan publik.
 
4. Pengelola Layanan Operasional

Formasi Pengelola Layanan Operasional ditujukan bagi lulusan diploma yang akan membantu pelaksanaan layanan operasional dan administrasi teknis di lingkungan kerja KemenHAM.

Kualifikasi pendidikan untuk posisi ini adalah D-III semua jurusan. Formasi ini memberikan kesempatan luas bagi lulusan diploma untuk bergabung sebagai PPPK.

5. Apoteker Ahli Pertama

Formasi Apoteker Ahli Pertama dibutuhkan untuk mendukung layanan kesehatan, khususnya dalam pengelolaan dan pelayanan farmasi di unit kesehatan KemenHAM.

Kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan untuk posisi ini adalah S-1 Farmasi dan Profesi Apoteker. Pelamar umumnya juga diwajibkan memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) Apoteker yang masih berlaku sesuai ketentuan.

Link Pendaftaran

Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi https://sscasn.bkn.go.id dengan jadwal pendaftaran online dibuka dari tanggal 7 hingga 23 Januari 2026.

Selanjutnya peserta yang lolos seleksi administrasi akan mengikuti tes berbasis CAT pada tanggal 11 hingga 17 Februari 2026, sementara pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 11 April 2026. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)