Sekelompok warga Venezuela menyerukan pembebasan Presiden Nicolas Maduro yang dibawa ke AS. (Anadolu Agency)
Ledakan dan Tembakan Terdengar di Sekitar Istana Presiden Venezuela
Willy Haryono • 6 January 2026 12:53
Caracas: Ledakan dan tembakan senjata api dilaporkan terjadi pada Senin malam di sekitar istana kepresidenan Venezuela di ibu kota Caracas.
Video yang belum terverifikasi dan beredar di media sosial memperlihatkan pria-pria bersenjata berat serta konvoi militer mengepung Istana Miraflores di Caracas. Dalam rekaman tersebut tampak personel bersenjata dikerahkan di sepanjang perimeter istana, berpatroli di jalanan, sementara warga terlihat mencari perlindungan.
Dikutip dari Anadolu Agency, Selasa, 6 Januari 2026, baku tembak ini memicu kekhawatiran akan kemungkinan upaya kudeta. Namun, laporan awal menyebutkan situasi saat ini telah terkendali dan gedung-gedung pemerintahan segera dievakuasi sebagai langkah pengamanan.
Menurut media lokal, insiden terjadi sekitar pukul 20.00 waktu setempat (00.00 GMT), setelah dilaporkan adanya drone tak dikenal yang berputar di sekitar istana, sehingga menimbulkan kebingungan. Hingga kini, pemerintah belum memberikan penjelasan resmi kepada publik mengenai situasi tersebut.
Belum ada laporan mengenai korban luka atau meninggal dunia, dan belum ada pernyataan resmi terkait kemungkinan kerusakan akibat insiden itu.
Peristiwa ini menjadi perkembangan terbaru dalam krisis yang melanda Venezuela, hanya beberapa jam setelah Wakil Presiden Delcy Rodriguez dilantik sebagai presiden interim, menyusul penangkapan Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, ibu negara Cilia Flores, oleh militer Amerika Serikat dalam operasi dramatis pada akhir pekan lalu.
Mengutip seorang pejabat senior Gedung Putih, media Amerika Serikat melaporkan pada Senin bahwa pemerintah AS memantau secara ketat laporan mengenai tembakan di Venezuela.
“Amerika Serikat tidak terlibat,” ujar pejabat tersebut.
Baca juga: Trump Sebut Venezuela Harus Diperbaiki Terlebih Dahulu Sebelum Gelar Pemilu