Garuda Indonesia Siapkan 15 Armada Besar pada Musim Haji 2026

Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia. Foto: Metrotvnews.com.

Garuda Indonesia Siapkan 15 Armada Besar pada Musim Haji 2026

Anggi Tondi Martaon • 7 January 2026 10:55

Jakarta: Maskapai Garuda Indonesia menyiapkan 15 armada pesawat berbadan lebar (wide-body) selama musim Haji 2026. Belasan armada tersebut bakal menerbangkan 102.502 calon jamaah haji (calhaj) secara bertahap sesuai jadwal penerbangan yang ditetapkan bersama Pemerintah Indonesia.

"Sebanyak 102.502 calhaj Indonesia ini berasal dari 10 embarkasi dan diterbangkan melalui 276 kelompok terbang (kloter)," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny Kairupan dikutip dari Antara, Rabu, 7 Januari 2026.

Ia menyebut 10 embarkasi tersebut meliputi Banda Aceh, Medan, Padang, Jakarta (Asrama Haji Banten) dan sebagian Jakarta (Pondok Gede), Solo, Yogyakarta, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar, dan Lombok.

Keberangkatan calhaj Indonesia menuju Tanah Suci, direncanakan berlangsung pada 22 April hingga 21 Mei 2026. Jumlah tersebut terbagi ke dalam keberangkatan menuju Madinah pada 22 April-6 Mei 2026, dilanjutkan keberangkatan menuju Jeddah pada 7-21 Mei 2026.

Sedangkan fase kepulangan, penerbangan akan dilaksanakan pada 1-30 Juni 2026. Pemberangkatan dari Jeddah dilakukan pada 1-15 Juni 2026 dan Madinah pada 16-30 Juni 2026.

Penyiapan 15 armada berbadan lebar dan pengaturan jadwal dilakukan berdasarkan perjanjian kerja sama Penyelenggaraan Transportasi Udara Haji periode 1447 - 1449 Hijriah (2026 - 2028). Perjanjian disepakati pada 17 Desember 2025.

Perjanjian kerja sama tersebut ditandatangani oleh Glenny dan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji Kemenhaj Ian Heriyawan. Momen tersebut disaksikan oleh Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf Hasyim, serta Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak.

Menteri Haji dan Umrah Irfan Yusuf menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Garuda Indonesia terkait penyelenggaraan Haji 2026. Foto: Istimewa.

"Melalui kesepakatan kerja sama yang ditandatangani lebih awal ini, maka kesiapan operasional penerbangan haji dapat turut menyelaraskan misi Pemerintah Indonesia secara berkelanjutan, yakni mendukung kemudahan perjalanan masyarakat Muslim dalam menunaikan ibadah haji," ungkap Glenny.

Glenny menyebut penandatanganan kerja sama itu mencerminkan kesiapan pihaknya dalam menyambut penyelenggaraan ibadah haji secara optimal, sekaligus menjadi wujud berkelanjutan atas kepercayaan yang diberikan untuk melayani perjalanan ibadah haji dari Indonesia.

"Berbagai upaya penyelarasan layanan terus kami lakukan untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan dari dan menuju Tanah Suci, termasuk keamanan dan kenyamanan bagi jamaah lanjut usia yang menjadi prioritas kami," ucap Glenny.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)