WIKA kebut pembangunan KSCS Package 3 Karian–Serpong. Foto: dok WIKA.
Pembangunan Sistem Air Baku Karian-Serpong Dikebut, Kelar Agustus 2027
Husen Miftahudin • 22 September 2026 23:20
Jakarta: PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) terus mempercepat pembangunan proyek Karian Dam–Serpong Water Conveyance System (KSCS) Package 3. Hingga saat ini, progres proyek tersebut mencapai 24,67 persen dan ditargetkan rampung pada 3 Agustus 2027.
Proyek tersebut menjadi bagian dari pengembangan infrastruktur strategis nasional untuk memperkuat sistem transmisi air baku Karian–Serpong. Pembangunan infrastruktur tersebut juga sejalan dengan arah pembangunan nasional dalam Asta Cita, khususnya melalui penguatan ketahanan air dan pengembangan infrastruktur untuk mendukung pemerataan pembangunan.
Setelah rampung, KSCS Package 3 akan menjadi bagian dari sistem transmisi air baku Karian–Serpong untuk mendukung keandalan penyaluran air menuju wilayah pelayanan.
Infrastruktur tersebut mendukung sistem transmisi air baku dari Bendungan Karian menuju Instalasi Pengolahan Air Serpong dan empat instalasi pengolahan air cabang lainnya. Sistem ini ditujukan untuk menyediakan air bersih yang memenuhi standar kualitas air Pemerintah Indonesia.
Pembangunan infrastruktur tersebut juga diarahkan untuk menjawab peningkatan kebutuhan air minum akibat pertumbuhan kota-kota di wilayah timur Banten dan Jakarta. Selain itu, keberadaannya diharapkan dapat mengurangi penarikan air tanah dan penggunaan sumur dalam yang dinilai memiliki dampak lingkungan.
Dalam proyek KSCS Package 3, WIKA menangani sejumlah lingkup pekerjaan, meliputi preparation work, soil work, pipe procurement and installation work, crossing pipe work, structural work, road and drainage work, miscellaneous work, serta mechanical, electrical, instrumentation procurement and installation accessories pipe work.
Sejumlah pekerjaan persiapan proyek telah diselesaikan sesuai tahapan konstruksi, termasuk mobilisasi, pekerjaan awal, dan pengadaan material. Saat ini, pekerjaan berfokus pada pemasangan pipa yang mencakup stringing pipa, fit-up sambungan pipa, welding atau pengelasan, Non-Destructive Testing (NDT), hydrotest pada segmen pipa yang memenuhi persyaratan pengujian, serta pembangunan jalan inspeksi.
Corporate Secretary WIKA Ngatemin mengatakan progres proyek yang berjalan di atas rencana menunjukkan konsistensi WIKA dalam menjaga mutu, keselamatan, dan ketepatan waktu pelaksanaan.
"Progres pelaksanaan KSCS Package 3 yang saat ini berjalan di atas rencana menunjukkan konsistensi WIKA dalam menjaga mutu, keselamatan, serta ketepatan waktu pelaksanaan proyek. Kami terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk dalam proses pembebasan lahan, agar proyek strategis ini dapat rampung sesuai target dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat," ujar Ngatemin, dikutip dari keterangan tertulis, Selasa, 22 September 2026.

(WIKA kebut pembangunan KSCS Package 3 Karian–Serpong. Foto: dok WIKA)
Terapkan reuse air hydrotest
Dari sisi inovasi, WIKA menerapkan metode pemanfaatan kembali air hydrotest atau reuse hydrotest water dalam pelaksanaan KSCS Package 3. Air yang telah digunakan untuk pengujian tekanan pada satu segmen pipa tidak langsung dibuang. Air tersebut dialirkan dan dimanfaatkan kembali untuk pengujian pada segmen berikutnya setelah memenuhi persyaratan operasional.
Metode tersebut mendukung efisiensi penggunaan air selama konstruksi, mengurangi kebutuhan pengambilan air baru, serta meminimalkan volume air yang dibuang ke lingkungan tanpa mengurangi kualitas dan keandalan pelaksanaan hydrotest.
KSCS Package 3 melengkapi portofolio WIKA di bidang infrastruktur air. Portofolio tersebut mencakup proyek Reservoir Distribution Center (DC) Semanan pada SPAM Regional Karian–Serpong serta sejumlah proyek transmisi dan pengolahan air di berbagai wilayah Indonesia.
Melalui portofolio tersebut, WIKA berperan dalam mendukung program ketahanan air nasional sekaligus menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam pelaksanaan proyek.
Penerapan tersebut mencakup efisiensi penggunaan air dan pengurangan eksploitasi air tanah pada aspek lingkungan, perluasan akses air bersih bagi masyarakat pada aspek sosial, serta penerapan standar mutu, keselamatan kerja, dan tata kelola proyek pada aspek governance.
"WIKA melihat pembangunan KSCS Package 3 sebagai bagian dari kontribusi menghadirkan ketahanan air baku yang mampu menunjang kebutuhan masyarakat di wilayah Banten dan Jakarta secara berkelanjutan. Melalui penerapan inovasi konstruksi dan pengelolaan risiko yang terukur, kami berkomitmen menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat," tutup Ngatemin.