Ketua Umum PPP sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono. Foto: Istimewa.
Anak Muda Diajak Tak Tinggalkan Sektor Pertanian
Anggi Tondi Martaon • 5 September 2026 12:02
Jakarta: Generasi muda diajak untuk tidak meninggalkan sektor pertanian. Keterlibatan anak muda menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pertanian sekaligus memperkuat kedaulatan pangan nasional.
“Anak-anak muda jangan melupakan sektor pertanian,” kata Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, melalui keterangannya dikutip Sabtu, 5 September 2026.
Hal itu disampaikan Mardiono saat berkunjung ke Kantor DPC PPP Pamekasan, Jawa Timur, Jumat, 4 September 2026. Mardiono menilai generasi muda memiliki peran strategis dalam membawa sektor pertanian menjadi lebih modern, produktif, dan mampu menghadapi tantangan zaman.
Mardiono mengatakan pemerintah perlu terus memberikan dukungan agar sektor pertanian memiliki daya tarik bagi generasi muda. Dukungan tersebut dapat dilakukan melalui berbagai kebijakan yang mendorong produktivitas, pemanfaatan teknologi, hingga peningkatan kesejahteraan petani.
Karena itu, Mardiono mengaku terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mendorong langkah antisipasi agar produksi pangan tidak mengalami penurunan signifikan.
“Kita harus mempertahankan swasembada dan kemandirian pangan karena ini menyangkut harkat dan martabat pangan kita,” pungkasnya.

Ilustrasi pertanian. Foto: Jasindo.
Selain itu, Mardiono menegaskan bahwa Indonesia sebagai negara agraris memiliki sumber daya alam yang melimpah. Karena itu, tidak semestinya Indonesia bergantung pada pangan dari luar negeri.
“Kita harus kembali kepada UUD 1945, bahwa harus ada kedaulatan rakyat. Tidak elok kalau negeri kita ini yang punya bumi ijo royo-royo kemudian menjadi negara yang impor,” ungkap Mardiono.
Menurut Mardiono, swasembada dan kemandirian pangan bukan hanya persoalan produksi, tetapi juga menyangkut harkat dan martabat bangsa.
Maka, sektor pertanian perlu terus diperkuat. Termasuk dengan memastikan adanya regenerasi petani.