Ilustrasi kecelakaan. Foto: Medcom.id.
Kronologi Kecelakaan Maut yang Tewaskan Satu Keluarga di Kembangan Jakbar
Anggi Tondi Martaon • 5 September 2026 23:56
Jakarta: Kepolisian memaparkan kronologi kecelakaan beruntun di Jalan Kembang Kerep, Kembangan, Jakarta Barat (Jakbar), Sabtu sore, 5 September 2026. Peristiwa tersebut menewaskan satu keluarga.
"Peristiwa kecelakaan beruntun ini bermula saat minibus BYD berpelat B 2703 BNA yang dikemudikan Karsono melaju dari arah selatan menuju utara," kata Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Joko Siswanto dikutip dari Antara, Sabtu, 5 September 2026.
Saat di dekat turunan Jembatan Kembang Kerep, kendaraan tersebut menabrak minibus Kijang Innova bernomor polisi B 1277 UIH. Kendaraan tersebut dikemudikan oleh Hadi Wibawa.
"Akibat ditabrak dari belakang, mobil Toyota Fortuner tersebut kehilangan kendali hingga oleng ke kanan," ujar Joko.
Bagian samping kiri badan mobil Fortuner itu kemudian menghantam sepeda motor Honda Vario B 4915 BCD. "Dampak dari tabrakan berantai itu merenggut tiga nyawa yang merupakan satu keluarga pengendara sepeda motor," ungkap Joko.
Akibat kecelakaan tersebut, pengendara Honda Vario Andi Prasetyo segera dilarikan ke RS Hermina Daan Mogot. Namun, korban meninggal dunia dalam perawatan akibat luka berat pada bagian kepala.
Sementara itu, dua penumpang motor tersebut, yakni Yeni Sumarti dan seorang anak berusia tujuh tahun bernama Zeline Zakeisha meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah pada bagian kepala. Jenazah keduanya dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang.

Ilustrasi kecelakaan. Foto: Medcom.id.
"Selain korban jiwa, empat orang lainnya mengalami luka-luka. Pengemudi minibus BYD Karsono menderita luka di bagian dada dan dirawat di RSUD Cengkareng," tutur Joko.
Kemudian, tiga penumpang kendaraan roda empat lainnya, yaitu Seruniwati Suganda, Handoko Argawa, dan Yessy Lestiany mengalami luka pada bagian kepala dan leher, dan kini menjalani perawatan medis di RS Pondok Indah Puri Kembangan.
Selain itu, Joko menyebutkan pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab kecelakaan maut tersebut. Menurut dia, petugas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut di lokasi kejadian.
"Penyebab sementara kecelakaan masih dalam proses penyelidikan. Petugas piket Yanmas Laka telah berada di TKP (tempat kejadian perkara) untuk mengamankan barang bukti, mengumpulkan keterangan saksi-saksi, serta melakukan proses penyidikan lebih lanjut," imbuh Joko.