Sebanyak 150 tenaga kerja terampil mengikuti Pelatihan dan Uji Sertifikasi Kompetensi Jabatan Kerja Tukang Pasang Rangka Baja Ringan Tahun 2026. Dokumentasi/istimewa
Pemkot Tangsel Dorong SDM Konstruksi Naik Level Nasional
Silvana Febiari • 13 February 2026 08:46
Tangerang Selatan: Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor konstruksi.
Sebanyak 150 tenaga kerja terampil mengikuti Pelatihan dan Uji Sertifikasi Kompetensi Jabatan Kerja Tukang Pasang Rangka Baja Ringan Tahun 2026 yang digelar di Gedung Galeri Koperasi dan UKM Kota Tangsel, Lengkong Gudang, Serpong, Kamis, 12 Februari 2026.
“Tenaga kerja konstruksi memilik peran yang sangat penting dalam mewujudkan pembangunan yang aman, berkualitas dan berkelanjutan. Oleh karena itu, kita sebagai Pemerintah Kota Tangerang Selatan berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi tenaga kerja melalui pelatihan dan sertifikasi seperti ini,” kata Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie dalam keterangan pers dikutip Jumat, 13 Februari 2026.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Benyamin dengan memasangkan rompi secara simbolis kepada perwakilan peserta. Pemasangan rompi itu menjadi simbol pengakuan sekaligus bentuk perlindungan pemerintah terhadap profesi tukang sebagai garda terdepan pembangunan infrastruktur daerah.
Menurut Benyamin, kualitas pembangunan tidak hanya ditentukan oleh perencanaan yang matang, tetapi juga kompetensi tenaga kerja yang mengerjakannya. Sertifikasi, kata dia, menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing pekerja konstruksi di tengah pesatnya pembangunan.
“Kami ingin memastikan para pekerja konstruksi di Tangerang Selatan memiliki standar kompetensi yang diakui secara nasional. Dengan sertifikasi ini, para tenaga kerja memiliki nilai tambah, peluang kerja lebih luas, sekaligus meningkatkan kualitas hasil pembangunan,” jelasnya.
Program pelatihan dan uji kompetensi ini diselenggarakan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) melalui Bidang Jasa Konstruksi selama dua hari, 12–13 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta (BJKW III Jakarta), didukung BPJS Ketenagakerjaan Kota Tangsel serta PT Kencana Baja Ringan sebagai penyedia material pelatihan.
Peserta yang lulus akan memperoleh dua sertifikat, yakni Sertifikat Kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang diterbitkan BJKW III Jakarta serta Sertifikat Pendamping dari Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia (HAKI).
Sertifikasi gratis ini merupakan bentuk apresiasi Kementerian Pekerjaan Umum atas kinerja Pemkot Tangsel dalam pembinaan jasa konstruksi. Dinas SDABMBK tercatat meraih peringkat kedua tingkat kota untuk kategori Sub-Urusan Jasa Konstruksi selama dua tahun berturut-turut, pada 2024 dan 2025.
Atas capaian tersebut, Tangsel kembali memperoleh kuota sertifikasi gratis bagi 150 peserta pada 2026. Sebelumnya, kuota 300 peserta diberikan pada 2024 dan 200 peserta pada 2025. Secara keseluruhan, sepanjang 2022 hingga 2025, sebanyak 564 tenaga kerja konstruksi dari berbagai bidang telah difasilitasi untuk mengikuti sertifikasi.

Sebanyak 150 tenaga kerja terampil mengikuti Pelatihan dan Uji Sertifikasi Kompetensi Jabatan Kerja Tukang Pasang Rangka Baja Ringan Tahun 2026. Dokumentasi/istimewa
Benyamin menegaskan, program ini juga merupakan pelaksanaan amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi yang mewajibkan setiap tenaga kerja memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK).
“Melalui program ini, kami ingin memastikan tenaga kerja konstruksi di Tangerang Selatan bekerja sesuai standar nasional. Dengan tenaga kerja yang kompeten, maka kualitas pembangunan akan semakin terjamin dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” jelasnya.
Uji kompetensi dilakukan oleh asesor dari BJKW III Jakarta dan tim penguji dari HAKI guna memastikan proses penilaian berjalan sesuai standar nasional. Kegiatan ini turut melibatkan berbagai unsur, di antaranya Barisan Karya Madani (BKM) Tangsel, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Tangsel, Universitas Terbuka, serta HAKI.
Dengan meningkatnya jumlah tenaga kerja konstruksi tersertifikasi setiap tahun, Pemkot Tangsel berharap pembangunan infrastruktur ke depan tidak hanya kokoh secara fisik, tetapi juga ditopang sumber daya manusia yang profesional dan berdaya saing.