Mensesneg Prasetyo Hadi. Foto: Antara
Indonesia akan Kirim 8.000 Pasukan Perdamaian ke Gaza
Kautsar Widya Prabowo • 10 February 2026 17:38
Jakarta: Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut Indonesia tengah mempersiapkan kemungkinan pengiriman pasukan perdamaian ke Gaza. Namun, keputusan tersebut masih menunggu kesepakatan internasional yang dibahas.
“Sedang dibicarakan, tapi ada kemungkinan kita akan kurang lebih di angka 8.000 itu. Totalnya kurang lebih sekitar 20.000, total ya,” ujar Prasetyo, di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa, 10 Februari 2026.
Terkait lokasi penempatan pasukan, Prasetyo menegaskan hingga kini belum ada keputusan. Pemerintah, kata dia, masih sebatas mempersiapkan diri apabila sewaktu-waktu kesepakatan tercapai dan Indonesia diminta mengirimkan pasukan perdamaian.
“Belum. Kita baru mempersiapkan diri saja. Kalau sewaktu-waktu sudah tercapai kesepakatan dan harus mengirimkan pasukan perdamaian, tentu itu sebagai sebuah komitmen akan kita lakukan,” kata Prasetyo.
Prasetyo menjelaskan keterlibatan Indonesia dalam misi tersebut merupakan bagian dari komitmen bangsa untuk mendukung perjuangan Palestina. Komitmen itu, menurutnya, mencakup pengakuan kemerdekaan Palestina serta upaya membantu masyarakat Gaza yang terdampak konflik berkepanjangan.
“Tentu kita menghendaki pengakuan kemerdekaan kepada bangsa Palestina. Yang kedua bagaimana kita melakukan upaya untuk bisa membantu masyarakat di Gaza,” ujar Prasetyo.
.jpg)
Mensesneg Prasetyo Hadi. Foto: Antara
Indonesia, lanjutnya, bersama tujuh negara mayoritas muslim lainnya memutuskan bergabung dalam Board Of Peace (BOP) dengan harapan dapat menurunkan eskalasi konflik dan mengurangi penderitaan warga sipil di Gaza.
“Setidaknya kita berharap akan mengurangi eskalasi konflik yang terjadi sehingga saudara-saudara kita berkurang penderitaannya. Dengan sekarang proses bantuan-bantuan makanan bisa masuk ke Gaza, ini kita berharap bisa meringankan beban saudara-saudara kita,” tutup Prasetyo.