mobil tim Brimob Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). (MTVN/Agus Utantoro)
Gas Pabrik Es di Sleman Diduga Bocor, Warga Sesak Napas
9 May 2026 17:30
Sleman: Sebanyak tiga mobil tim Brimob Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dikerahkan ke salah satu pabrik es di Jalan Cangkringan-Kalasan, Sleman, pada Sabtu, 9 Mei 2026. Lantaran, diduga ada kebocoran gas kimia sehingga menyebabkan warga sekitar mengungsi.
Pantauan di lokasi, tiga mobil Brimob yang tiba punya kemampuan penanganan Kimia, Biologi, Radioaktif, dan Nuklir (KBRN). Penanganan langsung dilakukan.
Sementara itu, Dukuh Bayen, Mukti, mengaku sejak Sabtu dini hari menerima laporan warga bahwa ada bau tidak sedap di sekitar area rumah dan pabrik. Mukti kemudian melakukan pengecekan.
"Dari tadi malam, jam 12 malam saya diberitahu sama warga, katanya di sekitar rumah yang area pabrik ada bau tidak sedap. Saya keluar rumah, ternyata sepanjang jalan ini bukan cuma bau, tapi juga mata pedas," ungkap Mukti, di Jalan Cangkringan-Sleman, Sabtu, 9 Mei 2026.

Dukuh Bayen, Mukti. (MTVN/Agus Utantoro)
Dia mengaku, saat ini warganya dengan total 15 kepala keluarga (KK) memilih mengungsi. Selain itu, sejumlah penghuni kos dan kontrakkan di sekitar area pabrik es juga melakukan evakuasi mandiri.
"Pasca menghirup itu sesak dan tenggorokan kering, mata iritasi pedih," ungkap Mukti.
Baca Juga :
Ledakan Kafe di Cimanggis Depok, 5 Orang Terluka
"Dari mesin pembuatan kristal, untuk mempercepat pendingan es, dengan gas amonia atau metan itu ya. Yang melaporkan Pak Dukuh saja," ujar Kabid Kedaruratn dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro.