Pengerjaan Fasilitas di Armuzna Dikebut, Ditargetkan Rampung H-5 Puncak Haji

Kepala Bidang Perlindungan Jamaah (Linjam) PPIH Arab Saudi Muftiono bersama pihak syarikah mengecek kesiapan infrastruktur di Arafah, Makkah. Foto: Antara.

Pengerjaan Fasilitas di Armuzna Dikebut, Ditargetkan Rampung H-5 Puncak Haji

Anggi Tondi Martaon • 9 May 2026 08:05

Jakarta: Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengebut pengerjaan fasilitas di kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) terus dikebut. Pengerjaan ditargetkan rampung 100 persen pada H-5 sebelum puncak Haji 2026.

Sejumlah fasilitas baru dihadirkan tahun ini untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan calon jemaah haji (calhaj) selama berada di Tanah Suci. Kepala Bidang Perlindungan Jamaah (Linjam) PPIH Arab Saudi Muftiono optimisme terhadap kesiapan fasilitas tersebut seiring kemajuan pengerjaan yang signifikan dalam sepekan terakhir.

"Saat awal pengecekan, progres baru mencapai sekitar 60 persen. Namun hari ini alhamdulillah sudah sangat luar biasa perubahannya. Saya optimistis target H-5 seratus persen bisa terwujud," ujar Muftiono dikutip dari Antara, Sabtu, 9 Mei 2026.

Berdasarkan pantauan Tim Media Center Haji (MCH) di Padang Arafah, setiap tenda kini dilengkapi dengan struktur lantai tambahan yang tebal sebelum dilapisi karpet dan kasur busa. Konstruksi ini dirancang khusus untuk meratakan permukaan tanah serta menghalau hawa panas dari bawah.

Selain alas yang lebih nyaman, setiap tenda dilengkapi dengan dua hingga tiga unit pendingin ruangan (AC) untuk mengantisipasi cuaca ekstrem. Setiap jamaah calon haji dipastikan mendapatkan hak satu kasur lengkap dengan bantal, seprai, dan selimut.

Dari sisi keamanan, lorong-lorong antar-tenda di Arafah kini telah dipasangi CCTV. Kamera pengawas beroperasi secara penuh selama 24 jam.

Selain itu, salah satu terobosan penting tahun ini adalah perbaikan area sanitasi. Hal itu dilakukan untuk mengurai antrean panjang.

Ilustrasi puncak ibadah haji. Foto: MI/Adam Dwi.

Selain menyediakan kloset jongkok dan duduk, penyelenggara memasang rangka urinoir tambahan di luar bilik toilet khusus bagi jamaah calon haji pria. Fasilitas toilet juga didesain lebih inklusif dengan jalur khusus untuk jamaah calon haji disabilitas.

Pengecekan mendetail terus dilakukan hingga ke wilayah Mina, termasuk memastikan kualitas kasur dan sarana penunjang lainnya. Segala kekurangan minor di lapangan langsung dievaluasi bersama pihak syarikah agar segera tuntas sebelum pergerakan jamaah calon haji dimulai.

Peningkatan fasilitas fisik ini diharapkan dapat membantu jamaah calon haji menjaga stamina dan kesehatan, sehingga mereka dapat melaksanakan rangkaian ibadah mabit dan wukuf dengan lebih khusyuk dan maksimal.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)