Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,59 Persen Ditopang Konsumsi dan Investasi

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Muhammad Alvi Randa.

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,59 Persen Ditopang Konsumsi dan Investasi

Muhammad Alvi Randa • 6 May 2026 20:54

Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,59 persen, yang dinilai sejalan dengan pencapaian nasional. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa kinerja ini membuktikan ketahanan ekonomi Ibu Kota tetap kokoh dan resilien meski berada di tengah dinamika global yang fluktuatif.

“Ekonomi Jakarta saat ini memang lebih kuat karena ditopang dari berbagai hal baik konsumsi dan investasi,” ujar Pramono di Jakarta, Rabu, 6 Mei 2026.
 


Pramono menjelaskan bahwa peningkatan konsumsi masyarakat menjadi salah satu motor utama, terutama didorong oleh berbagai program stimulus belanja dan diskon pada momentum hari besar keagamaan, seperti Natal, Tahun Baru, Nyepi, Imlek, Ramadan, hingga Idulfitri. 

Selain itu, inflasi di Jakarta dilaporkan tetap terkendali pada angka 2,32 persen, yang menjadi indikator positif bagi stabilitas ekonomi daerah.

“Konsumsi ini menunjukkan program yang kami jalankan saat berbagai momentum hari besar efektif menjaga pertumbuhan ekonomi Jakarta,” jelasnya.
 
Peran strategis Jakarta dalam menopang perekonomian nasional juga semakin nyata dengan adanya peningkatan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. 

Saat ini, kontribusi Jakarta naik menjadi 16,67 persen dari posisi sebelumnya sebesar 16,61 persen. Pramono memastikan Pemprov DKI akan terus menjaga tren positif ini agar peran Ibu Kota sebagai pusat ekonomi nasional semakin kuat.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)