Tak Hanya Polri, Presiden Disebut Ingin Evaluasi Lembaga Penegak Hukum Lainnya hingga Kehakiman

Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie (tengah). Foto: Metrotnews.com/Siti Yona Hukmana.

Tak Hanya Polri, Presiden Disebut Ingin Evaluasi Lembaga Penegak Hukum Lainnya hingga Kehakiman

Anggi Tondi Martaon • 5 May 2026 19:28

Jakarta: Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie, menyampaikan keinginan Presiden Prabowo Subianto yang ingin mengevaluasi lembaga penegak hukum lainnya. Evaluasi tidak hanya dilakukan terhadap Polri. 

"Tambah satu lagi, tadi Bapak Presiden memberikan arahan bahwa yang perlu kita refomasi bukan cuma polisi," kata Jimly dikutip dari Breaking News Metro TV, Selasa, 5 Mei 2026.

Eks Ketua Mahkamah Konstitusi itu menjelaskan alasan keinginan Kepala Negara ingin mengevaluasi lembaga penegak hukum. Sebab, Indonesia sudah menjalani masa reformasi selama 27 tahun. 


Komisi Percepatan Reformasi Polri. Foto: Metro TV/Kautsar.

"Apalagi kita sudah 27 tahun reformasi, terutama pada lembaga penegak hukum, ini juga memerlukan evaluasi," ungkap Jimly.

Evaluasi juga dilakukan terhadap lembaga kehakiman. Sehingga, evaluasi yang dilakukan bersifat menyeluruh.

"Sampai kekuasaan kehakiman juga ada perlu evaluasi, bukan hanya naik gaji tap juga secara menyeluruh terpadu. Jadi kita mulai dari polisi dulu. Itu arahan Pak Presiden tadi," ujar Jimly.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)