217 Prajurit TNI AL Bantu Pemulihan Wilayah di NTT

Personel Marinir TNI AL berangkat dari Surabaya menuju NTT menggunakan KRI dr Soeharso, Rabu (19/8/2026). ANTARA/HO-Pen Marinir

217 Prajurit TNI AL Bantu Pemulihan Wilayah di NTT

Siti Yona Hukmana • 21 August 2026 10:42

Jakarta: Korps Marinir TNI AL mengirim 217 personel ke wilayah terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ratusan personel itu didatangkan untuk membantu mengobati para korban dan mempercepat proses pemulihan wilayah.

"Kehadiran pasukan Zeni Konstruksi Marinir dipersiapkan untuk membantu penanganan dan pemulihan sarana maupun prasarana yang terdampak. Sementara personel kesehatan disiapkan memberikan pelayanan medis kepada masyarakat," kata Kepala Dinas Penerangan Marinir Kolonel (Mar.) Rana Karyana dilansir Antara, Jumat, 21 Agustus 2026.

Sebanyak 217 personel itu tergabung dalam Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) dari Pasukan Marinir (Pasmar) 2 Surabaya. Rana Karyana mengatakan personel berangkat sejak Rabu, 19 Agustus 2026 dari Dermaga Koarmada II Surabaya menggunakan KRI dr Soeharso dan diperkirakan sampai di NTT pada hari ini, 21 Agustus 2026.

Para pasukan itu, lanjut Rana, terdiri atas personel bidang kesehatan, dukungan lapangan hingga zeni konstruksi. Tidak hanya menerjunkan prajurit, korps Marinir juga mengerahkan ragam peralatan untuk mendukung kerja personelnya dalam bekerja di lapangan.

Bangunan rusak terdampak gempa di Kabupaten Sikka, NTT. MI

"Kita mengirim satu unit dozer dan satu excavator serta dump truck, truk angkut, ambulans, kendaraan operasional, perlengkapan durlap (dapur lapangan) dan keslap (kesehatan lapangan), tool kit tukang, velbed, tenda, dan perlengkapan pendukung lainnya," ungkap Rana.

Rana memastikan ratusan personel akan terus berada di lokasi hingga situasi di lokasi gempa kondusif dan kembali pulih. Rana mengharapkan Korps Marinir dapat memberikan kontribusi secara maksimal dalam proses pemulihan wilayah NTT.

(Siti Yona Hukmana)