Trump Sebut Serangan Terbaru ke Iran Dilakukan untuk Hormati Tentara AS yang Tewas

Presiden AS Donald Trump. (Anadolu Agency)

Trump Sebut Serangan Terbaru ke Iran Dilakukan untuk Hormati Tentara AS yang Tewas

Willy Haryono • 20 July 2026 08:59

Washington: Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan militer AS kembali melancarkan serangan terhadap Iran sebagai bentuk penghormatan kepada personel militer Amerika yang baru-baru ini tewas di Timur Tengah.

Dilansir dari kantor berita Anadolu Agency, ia juga kembali menegaskan bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir.

Berbicara kepada wartawan setelah tiba di Joint Base Andrews, Maryland pada Minggu, 19 Juli 2026, Trump mengatakan serangan tersebut dilakukan untuk menghormati "kemungkinan tiga, bukan dua" patriot Amerika yang gugur.

Trump juga mengklaim Amerika Serikat menguasai Selat Hormuz, sementara Iran, menurutnya, tidak mengendalikan apa pun.

Selain itu, Trump menyatakan Iran telah mengalami kerusakan yang luas akibat serangan yang dilancarkan Amerika Serikat. Ia kembali menegaskan bahwa Teheran tidak boleh memperoleh senjata nuklir.

Menurut Trump, Iran kemungkinan masih memiliki sejumlah rudal dan drone, namun jumlahnya tidak banyak.

Ia juga mengatakan Amerika Serikat tidak lagi hanya berupaya mencegah Iran memiliki kemampuan tertentu, melainkan ingin "mengakhiri persoalan ini sepenuhnya."

Trump menambahkan Amerika Serikat akan terus mengarahkan serangan terhadap Iran dan "melihat apa yang akan terjadi."

Baca juga:  Mojtaba Khamenei Ancam AS, Janjikan 'Pelajaran Tak Terlupakan' dari Iran

(Willy Haryono)