Aktivitas Erupsi Gunung Ile Lewotolok Meningkat

Aktivitas Gunung Ili Lewotolok, di Lembata, NTT, Selasa, 26 Agustus 2025. (Magma Indonesia)

Aktivitas Erupsi Gunung Ile Lewotolok Meningkat

Lukman Diah Sari • 14 January 2026 10:08

Kupang: Petugas Pos Pemantau Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), melaporkan intensitas erupsi gunung tersebut mengalami peningkatan. Dalam laporannya, Gunung Ile Lewotolok mencapai 341 kali erupsi .

"Cukup intensif letusan di puncak Gunung Ile Lewotolok, dimana dari catatan yang didapat terhitung sejak 00.00 Wita hingga 24.00 Wita, Selasa, 13 Januari 2026 terdapat 341 kali letusan," kata Pengamat Pos Pemantau Gunung Ile Lewotolok Stanislaus Ara Kian di Kupang, Rabu, 14 Januari 2026, melansir Antara.

Pos Pengamatan Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata pada 2020 lalu. ANTARA/Kornelis Kaha

Saat ini, Gunung Ile Lewotolok masih berstatus waspada. Dia menyebut pada Senin, 12 Januari 2026, aktivitas erupsi Gunung Ile Lewotolok tercatat 281 kali letusan.

Stanislaus mengungkap intensitas erupsi yang semakin meningkat itu mulai terjadi sejak 4 Januari 2026. Dia menerangkan bahwa secara visual, 341 kali letusan tersebut disertai dengan tinggi abu yang mencapai 200 hingga 350 meter dan berwarna asap putih dan kelabu.

Pihaknya mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Ile Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius dua kilometer dari pusat aktivitas gunung tersebut. "Serta tidak melintas di sektoral selatan dan tenggara, dan barat, sejauh 2,5 km dari pusat aktivitas Gunung Ile Lewotolok," ujar dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)