AHY Sebut Penguatan Infrastruktur dan Konektivitas untuk Pengembangan Wisata Bahari

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Metrotvnews.com/Aris Setya

AHY Sebut Penguatan Infrastruktur dan Konektivitas untuk Pengembangan Wisata Bahari

Aris Setya • 23 April 2026 21:48

Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyebut penguatan infrastruktur dan konektivitas untuk mendorong pengembangan sektor pariwisata, khususnya wisata bahari di Indonesia. Pasalnya, banyak destinasi wisata belum optimal karena keterbatasan infrastruktur dan konektivitas.

“Banyak destinasi pariwisata berkelas dunia, namun belum optimal karena keterbatasan infrastruktur dan akses transportasi,” ujar AHY saat membuka pameran Deep and Extreme Indonesia 2026 (DXI) di JCC Senayan, Jakarta, Kamis, 23 April 2026.

Dia menekankan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan komunitas menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas fasilitas publik serta konektivitas menuju destinasi unggulan. 

Menurut AHY, ajang DXI menjadi wadah strategis untuk mempromosikan wisata petualangan dan bahari, termasuk aktivitas diving dan olahraga ekstrem, yang semakin diminati wisatawan domestik maupun mancanegara.


Wisata Pantai Marina Boom Banyuwangi, jawa Timur. ANTARA/HO-Pemkab Banyuwangi

Baca Juga: 

Pemerintah Bidik Pembangunan 2.772 Km Jalur Kereta di Kalimantan

Sementara itu, Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, mengungkapkan mayoritas wisatawan yang datang ke Indonesia tertarik pada wisata alam.

“Sebanyak 75 persen wisatawan memilih wisata alam, dan 65 persen di antaranya merupakan wisata pesisir dan bahari,” ujar Ni Luh.

Dia menambahkan pemerintah menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 16–17 juta pada 2026, meningkat dari realisasi tahun sebelumnya sebesar 15,4 juta kunjungan.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Transmigrasi, Iftitah Sulaiman Suryanegara, menekankan komitmennya untuk mendukung pengembangan desa wisata di kawasan transmigrasi melalui kolaborasi dengan Kementerian Pariwisata. 

“Kami akan berkolaborasi aktif untuk mengembangkan potensi lokal, khususnya desa-desa wisata,” ujar dia. 

Dia menegaskan pengembangan sektor pariwisata tidak dapat dipisahkan dari dukungan infrastruktur dan konektivitas antarwilayah. 

Pameran DXI 2026 menghadirkan berbagai produk dan aktivitas terkait diving, wisata bahari, hingga olahraga ekstrem darat, seperti overlanding dan pendakian gunung, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi unggulan wisata petualangan di kawasan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)