Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU) Diana Kusumastuti menyampaikan keterangan kepada wartawan di Jakarta, Rabu (22/4/2026). (ANTARA/Aji Cakti)
Sekolah Rakyat Buka Kesempatan Masyarakat Miskin Bersekolah
Siti Yona Hukmana • 23 April 2026 06:11
Jakarta: Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU) Diana Kusumastuti menyatakan program Sekolah Rakyat mendorong peningkatan akses pendidikan. Kehadiran Sekolah Rakyat membuka kesempatan bagi masyarakat miskin untuk bisa bersekolah.
“Dengan adanya Sekolah Rakyat, mereka yang desil satu (miskin ekstrem) dan desil dua (miskin) mendapatkan kesempatan untuk sekolah," ujar Diana dilansir Antara, Kamis, 23 April 2026.
Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menargetkan pembangunan 97 titik Sekolah Rakyat tahap II dapat selesai pada Juni 2026, melalui percepatan pekerjaan di berbagai daerah.

Fikri, pemulung berusia 6 tahun yang kini bisa sekolah. Foto: Bakom RI.
Dody mengatakan percepatan dilakukan agar fasilitas pendidikan tersebut dapat digunakan pada tahun ajaran baru sesuai target pemerintah. Ia menyebutkan progres pembangunan di lapangan masih bervariasi, sehingga diperlukan konsolidasi harian, penguatan pengawasan, serta dukungan lintas unit di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum.
Berdasarkan data Kementerian PU per 14 April 2026, sekitar 20 persen titik pembangunan mencapai progres 30–40 persen. Namun, masih terdapat sekitar empat titik yang belum memulai pekerjaan atau progresnya masih nol persen, serta sekitar 70 titik lainnya masih berada di bawah 30 persen.
Kondisi tersebut, kata Dody, mendorong percepatan kerja lapangan dengan melibatkan Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, Cipta Karya, dan Bina Marga.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com