Pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat. (Metrotvnews.com/ Muhamad Marup)
Lahan Gambut di Empat Wilayah Kalbar Jadi Titik Tersulit Penanganan Karhutla
Muhamad Marup • 8 September 2026 15:49
Pontianak: Kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat (Kalbar), terjadi di lahan gambut. Kondisi tersebut membuat penanganan kebakaran menjadi lebih sulit.
"Penanganan karhutla yang agak sulit itu yang terjadi di lahan gambut," ujar Koordinator Harian Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Barat, Daniel, kepada Metrotvnews.com, Selasa, 8 September 2026.
Ia menyebut Kalbar memiliki sekitar 2 juta hektare lahan gambut. Di tengah karhutla, ada empat wilayah yang paling sulit ditangani.
"Wilayah itu Kubu Raya, Kayong Utara, Mempawah, dan Ketapang," tuturnya.
Daniel mengungkapkan, kesulitan penanganan karhutla di lahan gambut terletak pada pemadaman api. Meski di permukaan tampak padam, tetapi di bawahnya api masih menyala.

Koordinator Harian Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Barat, Daniel. (Metrotvnews.com/ Muhamad Marup)
Selain itu, lanjutnya, karhutla di lahan gambut menghasilkan asap yang cukup pekat. Hal tersebut menyebabkan asap menyelimuti Kota Pontianak, padahal kasus karhutlanya minim.
"Kota Pontianak secara administrasi itu kan tidak terbakar, tapi ada asap. Nah, asap ini kan dibawa dari kabupaten lain yang terbakar dan asapnya terbawa oleh angin," ucapnya.