Polda Jabar Terapkan Siaga Satu Pengamanan saat Laga Persib vs Persija

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto memberikan keterangan pers saat kunjungan kerja di Markas Polres Garut, Jumat, 11 September 2026. (ANTARA/Feri Purnama)

Polda Jabar Terapkan Siaga Satu Pengamanan saat Laga Persib vs Persija

Silvana Febiari • 11 September 2026 22:13

Garut: Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat (Jabar) menerapkan Siaga Satu pengamanan saat laga Persib vs Persija. Personel disiagakan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama pertandingan.

"Kita tetap menempatkan personel, semua saya perintahkan untuk siaga satu untuk bersama-sama mengawal nobar," kata Kapolda Jabar Irjen Pol Pipit Rismanto kepada wartawan di Kabupaten Garut, dilansir dari Antara, Jumat, 11 September 2026..

Polda Jabar bersama pemangku kepentingan lainnya telah melakukan persiapan untuk menjaga keamanan dan ketertiban laga Persib melawan Persija. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu, 12 September 2026.


Polisi telah mengimbau masyarakat, khususnya pendukung Persib dan Persija di wilayah Jabar, untuk menjaga keamanan. Suporter juga diminta menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing.

"Khususnya di Persib yang ada di Jawa Barat, karena ada juga pendukung Persija yang ada di Jawa Barat juga, tolong ini saling menjaga," ungkapnya.

Ia mengatakan kesiapsiagaan personel dalam laga Persib-Persija bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Pengamanan juga diperkuat karena pertandingan berlangsung pada akhir pekan yang diperkirakan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Jabar.


Skuad Persib Bandung (Instagram/@persib)

Daerah Jabar terbuka bagi siapa saja yang ingin berwisata dan berkunjung bersama keluarga. Semua pihak diminta menjaga keamanan agar tidak mengganggu aktivitas dan perekonomian sektor pariwisata.

"Jawa Barat adalah daerah wisata, kalau daerah wisata, ada perekonomian dari sektor pariwisata yang mendukung pergerakan ekonomi yang ada di Jawa Barat, di antaranya UMKM, hotel, dan yang lain-lain, ini tidak boleh terganggu," jelasnya.

Ia berharap wisatawan dari luar kota yang berlibur di Jabar, termasuk Bandung, Garut, dan sekitarnya, dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Semua pihak juga diminta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu maupun merugikan orang lain.

"Apabila ada penyimpangan-penyimpangan atas imbauan-imbauan ini, maka kami dari kepolisian bersama semua "stakeholder" akan melakukan tindakan tegas," ungkap Pipit.

(Silvana Febiari)