Fasilitas Air Bersih Bantu Pemulihan Masyarakat di Aceh

Fasilitas sumur air bersih bagi warga Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya. Foto: Dok istimewa

Fasilitas Air Bersih Bantu Pemulihan Masyarakat di Aceh

Eko Nordiansyah • 13 May 2026 14:55

Pidie Jaya: Pemerintah Bersama Kitabisa.com meresmikan fasilitas sumur air bersih bagi warga Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh. Penyediaan air bersih kepada warga merupakan jawaban terhadap masalah yang dihadapi masyarakat setelah bencana banjir bandang akhir tahun lalu.

Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar N. Karbala dalam kegiatan ini menegaskan pemerintah pusat tetap memberikan perhatian serius kepada masyarakat Aceh. Bantuan air bersih ini menjadi wujud nyata solidaritas sosial bagi warga yang terdampak bencana beberapa bulan lalu.

Tiar Karbala menyampaikan, proses rehabilitasi serta rekonstruksi pascabencana merupakan aksi nyata yang selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Presiden Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah untuk mengerahkan sumber daya secara maksimal dalam penanganan bencana banjir dan tanah longsor.

"Sebagaimana arahan Bapak Presiden Prabowo, negara harus hadir di tengah masyarakat yang terkena musibah. Beliau bersama seluruh jajaran memastikan Aceh dapat bangkit kembali dan penanganan terhadap warga terdampak dilakukan secara maksimal," ujar Tiar Karbala dikutip Rabu, 13 Mei 2026.

Ia menambahkan, peresmian sumur air bersih ini merupakan langkah awal pemerintah untuk membenahi kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana secara cepat. Dengan ini, diharapkan aktivitas masyarakat terdampak bencana berangsur normal. Masyarakat bisa kembali bekerja dan roda perekonomian kembali berputar.




(Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar N. Karbala (kanan) bersama Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi (kiri). Foto: Dok istimewa)

Menjawab kebutuhan masyarakat

Meski sudah berjalan beberapa bulan, bencana banjir yang menerjang sejumlah wilayah di Pulau Sumatera pada akhir tahun lalu masih menyisakan berbagai pekerjaan rumah. Pemerintah pusat memberikan perhatian besar terhadap wilayah-wilayah yang terdampak, termasuk Provinsi Aceh.

Berbagai bantuan telah disalurkan mulai dari perbaikan infrastruktur jalan, distribusi logistik, hingga pemulihan bangunan vital. Selain pemerintah, dukungan juga datang dari organisasi masyarakat sipil, salah satunya melalui platform Kitabisa.

President and Co-founder Kitabisa.com, M. Alfatih Timur mengungkapkan, fasilitas sumur air bersih ini merupakan hasil dari penggalangan dana masyarakat luas. Tercatat, donasi yang terkumpul bisa menghadirkan sumur air bersih dan penyulingan air di tiga desa di Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya.

Selain para donatur, Timmy mengucapkan terima kasih kepada setiap pihak yang berperan, mulai dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pidie Jaya dan Karang Taruna. Pihak pemerintah daerah, karang taruna, dan warga memiliki peran penting mulai inisiasi sampai dalam tahap operasional dan perawatan fasilitas air.

"Terima kasih kepada Pak Presiden, Pak Tiar, dan seluruh pihak yang membantu program ini. Kami mengajak masyarakat tak letih mendukung program pemerintah pusat hingga ke daerah untuk mewujudkan masyarakat maju, sejahtera, dan berkeadilan," ungkapnya.

Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo dan segenap jajaran pemerintah pusat, serta Kitabisa.com. Ia menyebut, karang taruna juga memegang peranan penting sebagai perantara masyarakat dan pemerintah daerah dalam menyukseskan agenda penyaluran bantuan air bersih ini.

"Berkat bantuan ini, perekonomian warga bisa berangsur pulih. masyarakat sangat memerlukan sumur air bersih ini," ujar Sibral Malasyi.

Sejak bencana akhir tahun lalu, warga kesulitan mengakses air bersih. Bahkan, masyarakat hanya bisa mandi seminggu dua kali demi menghemat air bersih. Namun setelah ada program ini, warga dapat memperoleh akses air bersih lebih mudah setiap harinya.

"Kehidupan warga berangsur membaik sejak fasilitas sumur air bersih masuk ke desa. Sekarang warga bisa cuci baju menggunakan air bersih, jadi tidak khawatir badan gatal-gatal lagi," tutur Kepala Desa Gamplong Blang Muslim.

Adapun peresmian fasilitas air bersih ini adalah awal karena pemerintah pusat akan terus menyisir wilayah lain yang masih membutuhkan bantuan. Untuk mewujudkannya, Tiar Karbala menyebut, pemerintah pusat akan menggandeng pemerintah daerah, pihak swasta, komunitas, relawan, hingga masyarakat di daerah.

"Seluruh wilayah akan terus diperhatikan, kebutuhan masyarakat akan dipenuhi, dan pembangunan akan semakin merata," ungkap dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)