Ilustrasi teknologi digital. (Anadolu Agency)
Lawan Hoaks dan Deepfake AI, Polandia Ajarkan Literasi Media kepada Siswa
Willy Haryono • 31 August 2026 22:03
Warsawa: Polandia akan meluncurkan program literasi media nasional untuk membantu siswa mengenali berita palsu, informasi hoaks, hingga konten deepfake yang dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI).
Dikutip dari Anadolu Agency, Senin, 31 Agustus 2026, program yang sebagian besar didanai Kementerian Kebudayaan Polandia tersebut ditujukan bagi siswa berusia 10 hingga 19 tahun. Mereka akan mendapat pelatihan untuk memverifikasi sumber informasi serta mengenali berbagai teknik manipulasi narasi media.
Program tersebut dijadwalkan dimulai pada 17 September 2026 dan berlangsung hingga 2028. Total biaya pelaksanaannya diperkirakan mencapai €3 juta atau sekitar USD3,4 juta.
“Memeriksa sumber, mengenali manipulasi, memahami konteks, dan terlibat secara sadar dengan media menjadi keterampilan penting untuk menjalani kehidupan di dunia saat ini,” kata Menteri Kebudayaan Polandia Marta Cienkowska, seperti dilaporkan kantor berita negara PAP dan dikutip TVP World.
Sejumlah kegiatan akan digelar dalam program tersebut, termasuk kuliah dan pemutaran film mengenai misinformasi serta lokakarya praktis tentang manipulasi media.
Para siswa juga akan mempelajari sejarah propaganda dan sensor dalam perfilman Polandia.
Program tersebut dirancang untuk membekali generasi muda dengan kemampuan mengevaluasi informasi secara kritis di tengah meningkatnya penyebaran konten manipulatif, termasuk deepfake berbasis AI.
Baca juga: Generasi Muda Didorong Tingkatkan Kompetensi Digital Hadapi AI