250 Jiwa Krendang Barat Jakbar Mengungsi Akibat Kebakaran

Garis polisi terpasang di salah satu rumah di Jalan Krendang Barat, Krendang, Kecamatan Tambora, Jakbar, yang terbakar pada Kamis malam, 28 Mei 2026.

250 Jiwa Krendang Barat Jakbar Mengungsi Akibat Kebakaran

Anggi Tondi Martaon • 29 May 2026 17:19

Jakarta: Kebakaran melanda permukiman warga di Jalan Krendang Barat, Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Kamis malam, 28 Mei 2026. Sebanyak 27 rumah warga hangus dalam kejadian tersebut.

"Objek yang terdampak, 27 rumah tinggal," kata Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, dikutip dari Antara, Jumat, 29 Mei 2026.

Akibat kebakaran itu, 113 kepala keluarga (KK) dengan 250 jiwa harus mengungsi lantaran tempat tinggalnya ludes dilahap api. Ratusan jiwa itu mengungsi ke musala serta tenda-tenda bantuan pemerintah.

Untungnya, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden tersebut.

Syaiful mengatakan, pihaknya menerima informasi kebakaran pada pukul 19.47 WIB setelah warga melihat kobaran api dari salah satu rumah warga.

Kemudian, warga mendatangi Pos Krendang untuk meminta bantuan petugas bahwa telah terjadi kebakaran di wilayah tersebut. Pihaknya pun langsung menerjunkan armada serta personel pemadam kebakaran

"Sebanyak 21 unit pemadam kebakaran dengan 105 personel dikerahkan untuk memadamkan api," tutur Syaiful.

Situasi kebakaran melanda sebuah rumah tinggal di Jalan Krendang Barat Gang 2 Nomor 3, RT 13 RW 6, Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Foto: ANTARA/Risky Syukur.

Sementara itu, kebakaran puluhan rumah itu diduga disebabkan oleh korsleting listrik pada salah satu kontrakan. "Dugaan penyebab sementara, adanya fenomena listrik," katanya.

Pantauan Antara di lokasi pada pukul 16.00 WIB, para korban kebakaran telah menempati lokasi pengungsian. Sebagian dari mereka nampak mengais puing rumahnya untuk mengamankan berang yang belum sempat terbakar.

Sejumlah benda yang terbakar, seperti mesin sedot air dan material-material logam lainnya pun diangkut dari lokasi. 

(Anggi Tondi)