Lebih dari 15 Drone Hizbullah Meledak di Wilayah Israel

Kerusakan akibat serangan Hizbullah di Israel. (Anadolu Agency)

Lebih dari 15 Drone Hizbullah Meledak di Wilayah Israel

Willy Haryono • 27 May 2026 08:06

Tel Aviv: Lebih dari 15 drone peledak yang diluncurkan kelompok Hizbullah asal Lebanon meledak di wilayah Israel pada Selasa, 26 Mei 2026.

Dikutip dari media Anadolu Agency, Rabu, 27 Mei 2026, sebagian besar dari drone tersebut menyasar area militer israel.

Media Israel Channel 12 melaporkan bahwa serangan drone kini menjadi ancaman yang semakin mengkhawatirkan bagi Israel.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu baru-baru ini menggambarkan serangan drone sebagai “ancaman besar” dan mendesak militer mencari solusi cepat untuk mengatasinya.

Menurut laporan tersebut, militer Israel kini mempercepat pengadaan sistem perlindungan dan perlengkapan keamanan dari sejumlah negara Eropa. Peralatan itu akan digunakan bagi pasukan Israel yang bertugas di Lebanon selatan dan wilayah perbatasan utara Israel.

Israel Tingkatkan Operasi di Lebanon

Channel 12 menyebut militer Israel juga meningkatkan operasi di Lebanon selatan untuk mengurangi ancaman drone peledak Hizbullah. Namun warga di permukiman Israel bagian utara mengatakan operasi tersebut belum banyak mengubah situasi keamanan.

Untuk menghadapi ancaman drone, Israel dilaporkan telah memasang lebih dari 250 ribu meter persegi jaring pelindung.

Militer juga mulai membeli tambahan sekitar 280 ribu meter persegi jaring pengaman lainnya. Menurut laporan itu, divisi teknologi militer Israel sedang mengembangkan berbagai inovasi untuk menghadapi drone Hizbullah.

Meski demikian, pejabat keamanan Israel mengakui hasil di lapangan masih belum memadai dan belum ada solusi akhir yang efektif.

Ketegangan meningkat setelah Netanyahu mengancam akan memperluas serangan terhadap Hizbullah dan memberikan “serangan kuat” kepada kelompok tersebut. Sejak 2 Maret, Israel memperluas ofensif militernya di Lebanon.

Menurut data resmi Lebanon, hampir 3.200 orang tewas, lebih dari 9.600 lainnya luka-luka, dan sekitar 1,6 juta warga mengungsi akibat konflik tersebut.

Militer Israel juga terus melancarkan serangan harian meski gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat mulai berlaku pada 17 April dan kemudian diperpanjang hingga awal Juli.

Baca juga:  Drone Hizbullah Hambat 80 Persen Operasi Militer Israel di Lebanon

(Willy Haryono)