Mendagri: Presiden Mobilisasi Personel Renovasi Rumah Korban Bencana

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Foto: Antara.

Mendagri: Presiden Mobilisasi Personel Renovasi Rumah Korban Bencana

Anggi Tondi Martaon • 6 February 2026 07:28

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto disebut tidak tinggal diam dan telah melakukan mobilisasi nasional demi memastikan renovasi serta pembangunan kembali rumah warga terdampak bencana, khususnya di Sumatra. Tugas tersebut menjadi prioritas utama.

“Nah, menghadapi situasi ini, Bapak Presiden sudah melakukan mobilisasi nasional. Semua kekuatan, TNI Polri, BNPB, Badan SAR, semua kementerian diperintahkan untuk bergerak menuju daerah-daerah bencana,” kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, dikutip dari Antara, Jumat, 6 Februari 2026.

Eks Kapolri tersebut menegaskan, perhatian Presiden tidak hanya berhenti pada penanganan darurat. Tetapi juga menyasar pemulihan kehidupan warga, khususnya terkait tempat tinggal. Pemerintah pusat, kata dia, memastikan negara hadir untuk membantu para korban.

“Jadi Bapak Presiden tidak tinggal diam. Beliau juga memperhatikan untuk membantu para korban,” ungkap Tito. 

Dalam skema pemulihan, pemerintah menyiapkan dukungan konkret untuk renovasi rumah warga sesuai tingkat kerusakan. Bantuan tersebut meliputi rumah rusak ringan, sedang, hingga berat atau hilang. 

Untuk rumah kategori rusak ringan akan mendapatkan bantuan senilai Rp15 juta. Sedangkan rusak sedang Rp30 juta, dan rusak berat atau hilang Rp60 juta rupiah.

Bagi rumah yang rusak berat atau tidak dapat dihuni kembali, pemerintah juga telah menyiapkan hunian tetap sebagai solusi jangka panjang.

Selain itu, pemerintah juga menyediakan hunian sementara dan dana tunggu hunian bagi warga yang masih menunggu pembangunan rumah tetap atau memilih tinggal sementara di rumah keluarga maupun kontrakan.

“Maka pemerintah menyiapkan dua opsi. Opsi pertama adalah dibangunkan hunian sementara. Inilah namanya mereka diberikan anggaran uang, namanya dana tunggu hunian, DTH, Rp600 ribu kali 3 bulan sekaligus Rp1,8 (juta),” ujar Tito

Presiden Prabowo Subianto. Foto: Dok. BPMI Sekretariat Presiden.

Tito menambahkan, anggaran untuk renovasi dan bantuan perumahan tersebut telah disetujui dan siap disalurkan melalui BNPB. “Intinya, anggaran ini sudah masuk minggu ini kepada BNPB, dan saya minta kepada Kepala BNPB untuk minggu depan tolong segera dieksekusi,” sebut Tito.

Tito menekankan pentingnya data yang akurat dari pemerintah daerah agar bantuan dapat disalurkan tepat sasaran. “Karena ini uang negara yang perlu dipertanggungjawabkan,” kata Mendagri

Tito juga menambahkan bahwa proses validasi data melibatkan Badan Pusat Statistik. Dengan langkah tersebut, Mendagri menegaskan, arahan Presiden Prabowo jelas: negara harus hadir, bergerak cepat, dan memastikan warga korban bencana mendapatkan kembali rumah yang layak dan aman.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)