Parlemen Iran Setujui Rencana Tarif Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

Selat Hormuz jadi perairan penting dalam rute perdagangan minyak. Foto: Anadolu

Parlemen Iran Setujui Rencana Tarif Kapal yang Melintasi Selat Hormuz

Muhammad Reyhansyah • 31 March 2026 17:47

Teheran: Sebuah komite penting di parlemen Iran menyetujui rencana pemberlakuan tarif bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz.

Menurut laporan media lokal pada Selasa, 31 Maret 2026, kebijakan tersebut disetujui oleh Komisi Keamanan Nasional dan mencakup serangkaian aturan baru untuk mengatur jalur perairan strategis tersebut, termasuk kewajiban pembayaran biaya transit dalam mata uang nasional Iran, rial.

“Rancangan undang-undang itu juga memuat pembatasan terhadap kapal yang memiliki keterkaitan dengan Amerika Serikat dan Israel, yang dilarang melintas di selat tersebut,” ujar anggota komisi Mojtaba Zarei, menurut laporan Fars News Agency yang dikutip TRT World.

Ketentuan tambahan juga mencakup larangan akses bagi negara-negara yang menerapkan sanksi sepihak terhadap Iran.

Meski telah disetujui di tingkat komisi, rancangan undang-undang tersebut masih harus melalui pemungutan suara di parlemen secara penuh, sebelum ditinjau oleh Dewan Garda dan disahkan oleh presiden agar dapat berlaku sebagai hukum.

Langkah ini diambil di tengah meningkatnya ketegangan kawasan sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan bersama terhadap Iran pada 28 Februari, yang dilaporkan menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ali Khamenei.

Sebagai respons, Iran meluncurkan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer Amerika Serikat, menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur serta mengganggu pasar global dan sektor penerbangan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fajar Nugraha)