Menteri PKP Maruarar Sirait. (Metrotvnews.com/P Aditya Prakasa)
Lahan KAI Disulap Jadi Hunian Murah, Proyek TOD Hadir di Bandung
Proyek TOD Segera Dibangun di Bandung, Pakai Lahan KAI
P Aditya Prakasa • 6 April 2026 12:52
Bandung: Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Maruarar Sirait akan memanfaatkan sejumlah lahan tidak terpakai milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk pembangunan hunian dengan konsep Transit Oriented Development (TOD). Dua wilayah yang dilakukan pembangunan di Bandung adalah di kawasan Laswi dan Kiaracondong.
"Kemarin kita sudah survei di lokasi di Tanah Abang ada tiga, kemudian satu lagi di Kota Tua ya. Kemudian hari ini masuk ke Kota Bandung di Kiaracondong dan Laswi," ucap Maruarar di Kiaracondong, Bandung, Senin 6 April 2026.
Pihaknya akan membangun TOD di Laswi dan Kiaracondong untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Dua kawasan tersebut nantinya akan menjadi percontohan untuk lahan di daerah lain milik PT KAI.
"Saya rasa ini akan jadi contoh yang lengkap, lokasinya sangat unik, sangat strategis ya. Ini juga lahan ada api ada lahan 7.000 meter dan 8.000 meter, berarti 1,5 hektar ya," kata dia.

Menteri PKP Maruarar Sirait. (Metrotvnews.com/P Aditya Prakasa)
Dia mengatakan, Kementerian PKP telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Bandung dan juga Pemerintah Provinsi Jawa Barat soal rencana dan pemetaan. Bahkan, pihaknya akan segera membentuk tim untuk menciptakan konsep dasar.
"Kita akan langsung membuat tim di sini, dari kementerian, kereta api, dari sekda, kemudian Kota Bandung, kemudian juga dari balai kita untuk segera membuat satu perencanaan. Kita akan ketemu sekitar tanggal 25 bulan ini ya untuk melihat konsep dasarnya seperti apa. Konsepnya itu bagus sekali, huniannya ada fasilitasnya, bagaimana kesehatannya, tempat ibadah, parkir, dan sebagainya," jelas dia.
Baca Juga :
"Contoh kemarin ada dari Astra komitmen untuk membangun hunian rumah tersebut bersifat CSR. Bagaimana juga kita dapat dukungan dari perusahaan juga yayasan. Di luar itu konteksnya bisa komersial, ketiga tentu gimana buat MBR. Semua aturanya memudahkan rakyat. Pak Prabowo membuat rumah subsidi itu, DP gratis, tanah bangunan gratis buat MBR. Ini contoh Presiden Prabowo pro rakyat di bidang perumahan rakyat," kata dia.
Sementara itu Dirut PT KAI, Bobby Rasyidin mengatakan, untuk saat ini pihaknya masih melakukan pendataan aset-aset tidak terpakai yang direncanakan akan dibangun TOD. Kawasan tersebut nantinya akan dibangun fasilitas bisnis maupun fasilitas masyarakat lainnya.
"Unitnya lagi kita hitung. Kita optimalkan dulu seperti yang disampaikan oleh pak Menteri tadi, konsepnya itu Transit Oriented Development. Di mana semua itu nanti kawasan terintegrasi, nanti tanggal 25 kita paparkan. Sasaran seperti yang kita sampaikan tadi kan ya, yang namanya TOD itu kan ada kawasan bisnisnya, ada kawasan umumnya," ucap dia.