Presiden AS Donald Trump. (EPA-EFE)
Trump Sebut AS Pernah Berusaha Salurkan Senjata ke Demonstran Iran
Willy Haryono • 7 April 2026 12:53
Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim pemerintahannya berupaya menyalurkan senjata kepada demonstran di Iran melalui jalur tidak langsung.
Dalam wawancara dengan Fox News yang dikutip New York Times, Senin, 6 April 2026, Trump menyatakan pengiriman dilakukan melalui kelompok Kurdi Iran, meski mengakui sebagian besar senjata diduga tidak sampai ke tangan pengunjuk rasa.
Trump mengatakan persenjataan tersebut kemungkinan disimpan oleh pihak perantara.
Namun, perwakilan Partai Demokrat Kurdistan Iran (PDKI), Hejar Berenji, membantah klaim tersebut dan menegaskan pihaknya tidak menerima pasokan senjata dari Amerika Serikat selama periode protes berlangsung.
Gelombang demonstrasi di Iran terjadi sejak akhir 2025, dipicu oleh tekanan ekonomi dan penurunan nilai mata uang.
Sejumlah laporan memperkirakan ribuan orang tewas dalam aksi tersebut, meski angka korban bervariasi dan belum dapat diverifikasi secara independen.
Trump sebelumnya juga menyatakan dukungan terhadap demonstran Iran dan memperingatkan pemerintah Teheran terkait potensi respons Amerika Serikat.
Di sisi lain, Trump kembali mengancam akan meningkatkan serangan terhadap infrastruktur Iran, termasuk fasilitas energi dan transportasi, jika tidak tercapai kesepakatan terkait pembukaan Selat Hormuz.
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah negosiasi yang masih berlangsung antara kedua pihak melalui mediator. Belakangan, Iran menegaskan bahwa pihaknya tidak menginginkan gencatan senjata, melainkan hanya ingin mengakhiri perang secara permanen. (Kelvin Yurcel)
Baca juga: Iran Ancam Tindak Tegas Protes Anti-Pemerintah di Tengah Perang