Rumah Anggota DPRD Jateng di Pekalongan Ditembaki OTK

Polisi masih melakukan pemeriksaan dan olah TKP terhadap kasus penembakan rumah anggota DPRD Jawa Tengah dari Fraksi PPP Nur Fatwa di Pekalongan

Rumah Anggota DPRD Jateng di Pekalongan Ditembaki OTK

Media Indonesia • 15 February 2026 17:49

Pekalongan: Rumah anggota DPRD Jawa Tengah dari Fraksi PPP, Nur Fatwa, di Desa Capgwen, Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, ditembaki oleh orang tak dikenal (OTK) pada Sabtu malam, 14 Februari 2026. Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan mendalam terhadap kasus tersebut.

Pantauan di lokasi, Minggu, 15 Februari 2026, sejumlah anggota kepolisian dari Polda Jawa Tengah dan Polres Pekalongan masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan barang bukti setelah menerima laporan penembakan tersebut.

Kasus penembakan di rumah tokoh masyarakat ini cukup menghebohkan warga setempat dan masih menjadi bahan pembicaraan serius. Polisi selain meminta keterangan sejumlah pihak termasuk pemilik rumah, juga mengamankan proyektil peluru dan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

"Saya kaget dengan adanya peristiwa itu, karena saya merasa tidak mempunyai musuh maupun persaingan usaha dengan pihak lain," kata suami Nur Fatwa, Ahmad Muzakhim, 55, dikutip Media Indonesia, Minggu, 15 Februari 2026.

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam penembakan tersebut, ungkap Ahmad Muzakhim, saat kejadian dirinya berada di dalam rumah. Bukti tembakan terlihat dengan ditemukannya proyektil peluru yang bersarang di tembok rumah dan kini telah diamankan polisi.
 


Ahmad Muzakhim menceritakan kronologi kejadian. Sebelum penembakan, seusai salat asar, ia bersama dua rekannya pergi ke Kecamatan Talun untuk membeli telur sebanyak empat tong. Kemudian ia melanjutkan aktivitas dengan makan malam di Grogolan dan menyalurkan bantuan banjir ke Pesanggrahan dan Bebel.

Sekitar pukul 20.30 WIB, lanjut Ahmad Muzakhim, ada dua tamu datang ke rumah. Salah satu tamu keluar rumah untuk membeli rokok dan tidak berselang lama, sebuah sepeda motor datang dari arah utara. Motor itu berhenti sejenak di depan rumah kemudian melepaskan satu kali tembakan hingga suasana berubah mencekam.

Mendengar suara tembakan cukup keras, Ahmad Muzakhim langsung keluar rumah dan melihat pelaku menggunakan motor matik dengan tinggi badan sekitar 170 centimeter dan bertubuh sedang.


Ilustrasi Medcom.id

"Pelaku memakai helm dan masker, sudah kabur meninggalkan lokasi. Kejadian sekitar pukul 22.00 WIB, saya berniat mengejar tetapi urung karena takut ikut tertembak, sehingga langsung menghubungi kepolisian," tambahnya.

Kepala Polsek Kedungwuni, Iptu Amin, mengatakan setelah mendapat laporan itu, petugas gabungan dari Polda Jawa Tengah, Polres Pekalongan, dan Polsek langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan, olah TKP, mencari barang bukti, dan meminta keterangan sejumlah saksi.

"Kita masih melakukan penyelidikan dan pendalaman kasus tersebut, sehingga belum dapat mengetahui secara persis motif dari penembakan oleh orang tidak dikenal," ujar Amin.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)