LRT Jabodebek. Foto: Dok. Istimewa.
Aturan Buka Puasa di LRT Jabodebek, Simak Syaratnya!
Aris Setya • 18 February 2026 14:52
Jakarta: PT KAI melalui manajemen LRT Jabodebek kembali memberlakukan kebijakan khusus selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Penumpang kini diberikan izin untuk membatalkan puasa di dalam rangkaian kereta maupun area stasiun mulai dari waktu azan Magrib hingga pukul 19.00 WIB, dengan tetap mematuhi batasan jenis konsumsi tertentu demi kenyamanan bersama.
“Saat waktu berbuka, pengguna LRT Jabodebek diperbolehkan mengonsumsi makanan dan minuman ringan seperti kurma, roti, dan air minum. Namun, tidak diperkenankan mengonsumsi makanan berat dan yang berbau menyengat demi menjaga kenyamanan bersama,” ujar Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, di Jakarta, Rabu, 18 Februari 2026.
Radhitya menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang masih dalam perjalanan saat waktu berbuka tiba. Terutama pada jam pulang kerja.
Selain memberikan izin makan ringan, pengelola juga menyediakan fasilitas air minum gratis di seluruh stasiun yang dapat dimanfaatkan oleh para pengguna jasa.
Kebersihan tetap menjadi poin utama yang ditekankan dalam kebijakan ini. Pihak LRT Jabodebek meminta kerja sama penumpang untuk tidak meninggalkan kotoran di dalam gerbong. Hal ini guna menjaga standar pelayanan operasional tetap optimal.

Penumpang LRT Jabodebek. Foto: Metro TV/Aris Setya.
“Sampah sisa makanan dan minuman diminta untuk disimpan terlebih dahulu dan dibuang di tempat sampah yang tersedia di stasiun tujuan,” ujar Radhitya.
Terkait operasional, tidak ada perubahan jadwal selama bulan Ramadan. LRT Jabodebek tetap melayani perjalanan secara normal dengan total 430 perjalanan pada hari kerja (weekday) serta 270 perjalanan pada akhir pekan dan libur nasional.
Melalui aturan ini, KAI berharap mobilitas masyarakat tetap efisien tanpa mengganggu kekhusyukan ibadah puasa.