Gempa NTT, Perlu Percepatan Bantuan untuk Kelompok Rentan

Tim SAR melakukan evakuasi korban yang tertimbun di Maumere, NTT. Foto- Dok. ANTARA

Gempa NTT, Perlu Percepatan Bantuan untuk Kelompok Rentan

M Sholahadhin Azhar • 16 August 2026 22:53

Jakarta: Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Percepatan bantuan untuk kelompok rentan diperlukan.

"Kecepatan dibutuhkan dalam penanganan bencana. Waktu sangat berharga dalam operasi penyelamatan dan pemenuhan kebutuhan dasar para korban yang kini berada di pengungsian harus segera terpenuhi," kata anggota Komisi VIII DPR RI, Muhamad Abdul Azis Sefudin, dalam keterangan tertulis, Minggu, 16 Agustus 2026.

Azis mendorong Badan Nasional Penanggulanan Bencana (BNPB) dan Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan percepatan bantuan itu. Sehingga, kedua instansi menjadi garda terdepan dalam penanganan bencana.

"BNPB dan Kemensos harus berada di barisan terdepan untuk memastikan evakuasi selamat, kebutuhan logistik pengungsi terpenuhi, dan perlindungan bagi anak-anak serta lansia terjamin. Negara harus hadir totalitas di tengah duka warga NTT," tegas Azis.

Menurut dia, pendistribusian bantuan logistik tidak hanya fokus pada bahan pangan, tetapi pemenuhan kebutuhan spesifik. Khususnya, bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, anak-anak, dan lansia.

"Kemensos harus segera memastikan dapur umum berdiri dan bantuan nutrisi untuk anak-anak tersedia. Jangan sampai warga yang sudah kehilangan tempat tinggal juga terabaikan kebutuhan kesehatannya," kata Azis.

Menurut Azis, perlu ada bantuan segera karena wadga tak boleh berjuang sendirian. Sehingga, BNPB dan seluruh elemen terkait melakukan pemantauan intensif.

"Dan terus memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat guna menghindari kepanikan," ujar Azis.


Anggota Komisi VIII DPR RI, Muhamad Abdul Azis Sefudin. Dok. Istimewa

Kemensos menyiapkan pengiriman bantuan kebutuhan dasar bagi warga yang menjadi korban gempa bumi magnitudo 7,7 di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan yang disalurkan meliputi bahan pangan, makanan siap saji, tenda, selimut, dan pakaian layak pakai.

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo menyampaikan Kemensos telah menyiapkan bantuan dari sejumlah gudang logistik untuk segera dikirim ke daerah-daerah yang terdampak.

"Sejak kemarin barang sudah siap, tetapi karena ada kondisi kapal tidak bisa berlayar, pada malam hari ini baru bergerak," kata Agus dalam rapat bersama Satgas Galapana DPR RI terkait penanganan bencana gempa bumi NTT di Kupang, Minggu, 16 Agustus 2026.

Agus menyampaikan pemerintah akan menganggarkan pembelian 48 ton beras. Proses pembelian direncanakan mulai dilaksanakan pada Selasa, 18 Agustus 2026.

"Kita juga akan belanja, bekerja sama dengan Bulog-Bulog setempat, dan dalam waktu dekat ini kita akan belanja 48 ton beras. Proses belanja ini baru bisa dieksekusi hari Selasa," kata Agus.

(Achmad Zulfikar Fazli)