Bitcoin Bangkit hingga ke Level USD64 Ribu Setelah Anjlok Hampir 3% Pekan Lalu

Grafik pergerakan harga bitcoin. Foto: Forbes.com

Bitcoin Bangkit hingga ke Level USD64 Ribu Setelah Anjlok Hampir 3% Pekan Lalu

Husen Miftahudin • 18 August 2026 08:47

New York: Harga bitcoin menguat lebih dari dua persen pada perdagangan Senin waktu setempat, dimana sebelumnya mengalami penurunan hampir tiga persen sepanjang pekan lalu. Kenaikan tersebut menempatkan aset kripto terbesar di dunia itu di jalur untuk mencatat penguatan harian terbaik dalam lebih dari sebulan.

Pelaku pasar kripto juga mencermati agenda pertemuan pemerintah Amerika Serikat (AS) dengan sejumlah pemimpin industri kripto yang dijadwalkan berlangsung di Gedung Putih pekan ini. Mengutip Investing.com, Selasa, 18 Agustus 2026, bitcoin pada catatan terakhir mengalami kenaikan sebesar 2,3 persen menjadi USD64.282,90.

Bitcoin mengalami tekanan pada pekan sebelumnya akibat kombinasi sejumlah sentimen negatif. Gejolak di Timur Tengah, perkembangan regulasi kripto di AS, serta pengungkapan penjualan saham oleh Strategy turut membebani sentimen pasar.

Arus keluar modal yang berkelanjutan dari produk ETF Bitcoin spot juga menambah tekanan terhadap aset kripto tersebut. Pelemahan bitcoin terjadi ketika pasar kripto secara umum tertinggal dari penguatan saham teknologi dan sektor kecerdasan buatan (AI) pada pekan lalu.
 

 

Trump bakal bertemu pemimpin industri kripto


Presiden AS Donald Trump diperkirakan menghadiri pertemuan komite inovasi baru pemerintahannya di Gedung Putih pada Rabu. Pertemuan tersebut dijadwalkan melibatkan sejumlah CEO perusahaan kripto dan pemimpin pasar prediksi. Perwakilan dari sektor keuangan tradisional dan industri kecerdasan buatan juga diperkirakan hadir.

Agenda di Gedung Putih tersebut menjadi pendahuluan bagi pertemuan di Commodity Futures Trading Commission (CFTC) pada Kamis. CFTC merupakan lembaga yang mengawasi komite inovasi tersebut.

Pertemuan CFTC diperkirakan membahas perkembangan regulasi kripto. Agenda tersebut berlangsung di tengah perdebatan di antara anggota parlemen AS mengenai pengesahan Clarity Act yang hingga kini masih tertunda.

Di sisi lain, tekanan terhadap bitcoin pada pekan lalu juga tercermin dari arus dana produk ETF Bitcoin spot. Data agregator SoSoValue menunjukkan ETF Bitcoin spot mencatat arus keluar hampir USD390 juta sepanjang pekan lalu. Arus keluar tersebut menjadi yang terbesar sejak awal Juli.

Pada periode yang sama, harga bitcoin turun hampir 3 persen. Pergerakan pasar kripto juga tertinggal dari reli saham teknologi dan sektor AI. Penguatan saham teknologi didukung sejumlah laporan kinerja produsen cip yang positif.


(Ilustrasi. Foto: dok KBI)
 

Sejumlah aset kripto bergerak positif


Pergerakan positif juga terlihat pada sebagian besar aset kripto lainnya. Berikut rangkungan selengkapnya:
  • Ethereum, aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua, naik 1,6 persen menjadi USD1.905,52.
  • BNB menguat 0,4 persen.
  • XRP naik 0,7 persen.
  • Solana meningkat 1,8 persen.
  • Cardano melemah 1 persen.
  • Memecoin Dogecoin menguat 1,1 persen.
  • Token $TRUMP bergerak relatif datar.

(Husen Miftahudin)