Direktur Utama PT Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin (tengah). (Dok: Jasa Raharja)
Dalam 24 Jam, Jasa Raharja Serahkan Santunan Korban KMP Putri Yasmin
Lukman Diah Sari • 13 August 2026 15:03
Mataram: Direktur Utama PT Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menyerahkan santunan kepada ahli waris korban meninggal insiden kebakaran KMP Putri Yasmin di perairan Bangko-Bangko, Kecamatan Sekotong Barat, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Rabu, 12 Agustus 2026. Penyerahan santunan dilakukan di Asrama Brimob Ampenan, Mataram, pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Santunan diserahkan kepada Agus Wahyu, 46, ayah dari almarhumah Indah Dwi Septiani, 20. Awaluddin menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban.
"Kami menyampaikan dukacita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhumah Indah Dwi Septiani. Santunan yang kami serahkan hari ini merupakan bentuk tanggung jawab negara kepada masyarakat yang menjadi korban kecelakaan angkutan umum," ujar Awaluddin di Mataram, Kamis, 13 Agustus 2026.
"Jasa Raharja berkomitmen memastikan setiap korban maupun ahli waris memperoleh haknya secara cepat, tepat, dan tanpa hambatan administratif. Di setiap musibah, negara harus hadir, dan kami akan terus mendampingi seluruh proses penanganan hingga seluruh hak korban dapat dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku," kata Awaluddin.

Direktur Utama PT Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menyerahkan santunan kepada ahli waris korban meninggal insiden kebakaran KMP Putri Yasmin. (Dok: Jasa Raharja)
Sementara itu, Wahyu merupakan anggota Polri yang bertugas di Polda NTB, sedangkan almarhumah Indah merupakan anak kedua Wahyu dari tiga bersaudara. Dalam penyerahan santunan tersebut, Muhammad Awaluddin didampingi Kepala KSOP Kelas III Lembar Syamsurizal, Kepala Dinas Perhubungan NTB Ervan Anwar, Ketua Umum DPP GAPASDAP Khoeri Soetomo, Direktur Utama PT Jasaraharja Putera Abdul Haris, serta Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja NTB Soleh.
Sebelumnya, KMP Putri Yasmin yang berlayar dari Padangbai menuju Lembar mengalami kebakaran sekitar pukul 04.15 WITA di perairan Bangko-Bangko, Lombok Barat. Jasa Raharja melalui Kantor Wilayah Nusa Tenggara Barat langsung melakukan koordinasi intensif di lokasi kejadian bersama Basarnas, ASDP Lembar, Polair, dan instansi terkait lainnya, serta menempatkan petugas di rumah sakit untuk mempercepat proses penjaminan korban.