200 TPS di Kota Tasikmalaya Kekurangan Anggota KPPS

Ilustrasi

200 TPS di Kota Tasikmalaya Kekurangan Anggota KPPS

Media Indonesia • 26 December 2023 17:06

Tasikmalaya: Jelang Pemilihan Umum (Pemilu), Komisi pemilihan umum (KPU) Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, kekurangan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di 200 tempat pemungutan suara (TPS). Kekurangan tersebut, akan meminta kerja sama dengan sebuah lembaga pendidikan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tasikmalaya Asep Rismawan mengatakan kekurangan tersebut, lantaran masalah umur dan mereka yang sudah berpengalaman dalam bidang penyelenggara pemilu tidak bisa lagi mendaftar.

"Masih ada 200 tempat pemungutan suara (TPS) kekurangan KPPS. Calon pelamar yang sudah pengalaman dalam bidang penyelenggara pemilu tidak bisa daftar sebagai anggota KPPS karena usia. KPU akan meminta kerja sama dengan lembaga pendidikan," katanya, Selasa, 26 Desember 2023.

Asep menuturkan kekurangan anggota KPPS sudah dilaporkan keKPU Provinsi Jabar dan KPU RI.

"Kurangnya 200 anggota di TPS karena kendala umur, pendidikan, dan para peserta mungkin salah paham dalam komunikasi hingga ada beberapa orang misalnya dari si A bagian TPS 1 tapi daftar di TPS 2 hingga ada ada mis seperti itu. Namun, sekarang ini sedang menunggu intruksi dan petunjuk dari KPU RI, jika terjadi kekurangan biasa ada metode selanjutnya," ujarnya.

Menurutnya, kekurangan anggota KPPS di 200 TPS sebenarny bisa melakukan kerja sama dengan lembaga pendidikan dan lembaga yang lain supaya memenuhi kuota. Akan tetapi, anggota KPPS di Kota Tasikmalaya diklaim sudah terpenuhi dan untuk sekarang ini proses pendaftaran sudah melebihi kuota yang dibutuhkan.

"Kita membutuhkan 13.979 orang tetapi yang mendaftar 14.600 lebih dan masalah kurangnya anggota di 200 TPS karena ada mis komunikasi seperti para peserta yang daftar di TPS melimpah, sementara TPS lain minim pendaftar. Namun, bagi anggota KPPS menurut calon anggota harus sesuai dengan domisili wilayah kerja," paparnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Meilikhah)