Wakil Ketua DPR, Saan Mustopa. Dok. Metro TV
Saan Mustopa Berharap Seluruh Jemaah Haji Indonesia Masuk Raudah
Achmad Zulfikar Fazli • 2 June 2026 14:00
Madinah: Pergerakan sekitar 100 ribu jemaah haji Indonesia dari Makkah menuju Madinah dalam beberapa hari ke depan menjadi perhatian serius Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI. Seluruh jemaah Indonesia harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk menunaikan ibadah di Raudah dan berziarah ke makam Nabi Muhammad SAW selama berada di Kota Nabi.
Wakil Ketua DPR RI sekaligus anggota Timwas Haji DPR RI, Saan Mustopa, mengatakan keberhasilan pelayanan haji di Madinah tidak hanya ditentukan oleh aspek akomodasi dan logistik, tetapi sejauh mana kebutuhan spiritual jemaah dapat difasilitasi dengan baik.
“Karena jemaah haji datang ke Madinah ini kan salah satu hal yang paling mereka dambakan itu mereka bisa salat di Raudah. Yang kedua, mereka bisa ziarah ke makam Nabi,” kata Saan dalam rapat dengan jajaran Daerah Kerja (Daker) Madinah, di Madinah, Arab Saudi, dikutip pada Selasa, 2 Juni 2026.
Saan meminta Daker Madinah memastikan seluruh jemaah Indonesia memperoleh akses yang merata terhadap dua tujuan utama tersebut. Legislator Fraksi Partai NasDem dapil Jabar VII itu menekankan pentingnya pengaturan layanan yang mampu menjangkau seluruh jemaah tanpa terkecuali.
“Tadi kita memastikan agar Kadaker ini bisa memastikan seluruh jemaah ini bisa masuk semua ke Raudah dan berkesempatan semuanya untuk ziarah ke makam Nabi,” ujar dia.
.jpg)
Ibadah haji. Metro TV/Misbahol Munir
Baca Juga:
Timwas DPR Usul Pembentukan Lembaga Badal Haji Cegah Praktik Ilegal |
Permintaan tersebut menjadi semakin penting mengingat jumlah jemaah Indonesia yang akan tiba di Madinah mencapai hampir 100 ribu orang. Pengaturan jadwal kunjungan, koordinasi dengan otoritas Arab Saudi, serta kesiapan petugas lapangan menjadi faktor krusial untuk memastikan seluruh jemaah mendapatkan kesempatan yang sama menjalankan ibadah dan ziarah.
Saan menilai pengalaman Daker Madinah saat melayani fase kedatangan jemaah pada awal musim haji menjadi modal penting dalam menghadapi gelombang besar perpindahan jemaah dari Makkah. Berbagai evaluasi yang telah dilakukan diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat pendampingan bagi jemaah selama berada di Madinah.
Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, Timwas Haji DPR optimistis pelayanan kepada jemaah Indonesia di Madinah dapat berjalan lebih baik hingga akhir operasional haji tahun ini, terutama dalam memastikan terpenuhinya kebutuhan spiritual yang menjadi harapan utama para jemaah.