Karhutla Aceh Barat Meluas Jadi 24 Hektare

Kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Aceh Barat Aceh. Foto: Dokumentasi BPBD Aceh Barat

Karhutla Aceh Barat Meluas Jadi 24 Hektare

Fajri Fatmawati • 4 June 2026 18:02

Banda Barat: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat terus melakukan upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah. Total luas lahan terdampak kebakaran meluas hingga mencapai sekitar 24,1 hektare yang tersebar di empat kecamatan.

"Total luas lahan yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 24,1 hektare, meliputi Kecamatan Bubon seluas sekitar 20 hektare, Kecamatan Johan Pahlawan 1,5 hektare, Kecamatan Arongan Lambalek 1 hektare, dan Kecamatan Meureubo 1,6 hektare," kata Kepala Pelaksana BPBD Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah, Kamis, 4 Juni 2026.

Dari total luas tersebut, kebakaran di Kecamatan Johan Pahlawan, Arongan Lambalek, dan Meureubo telah berhasil ditangani sepenuhnya. Sementara di Kecamatan Bubon, sekitar 50 persen area terdampak telah berhasil dipadamkan.

"Tim gabungan terus bekerja di lapangan untuk mengendalikan titik-titik api yang masih tersisa. Fokus utama kami saat ini adalah mencegah api meluas ke area lain yang berpotensi terdampak," ujar Ronald, Kamis, 4 Juni 2026.

Upaya pemadaman udara menggunakan helikopter water bombing sempat direncanakan, namun harus ditunda akibat kondisi cuaca yang tidak mendukung.
 


"Salah satu kendala yang kami hadapi adalah kondisi angin yang cukup kencang, asap tebal yang mengurangi jarak pandang, serta akses menuju lokasi kebakaran yang sulit dijangkau kendaraan roda empat. Meski demikian, personel di lapangan tetap berupaya maksimal untuk mempercepat penanganan," jelas Ronald.

Saat ini, masih terdapat beberapa titik api yang berpotensi menjalar di sejumlah lokasi. Tim BPBD bersama unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus melakukan pemadaman menggunakan tiga unit mesin pompa air. Dua di antaranya merupakan mesin portable yang difokuskan pada titik-titik api aktif guna mencegah meluasnya kebakaran.


Petugas dan warga berjibaku memadamkan api yang membakar lahan mineral di Kabupaten Aceh Singkil, Aceh. ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Aceh Singkil

Ronald mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar secara sembarangan, terutama pada musim kemarau yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin," katanya, Kamis, 4 Juni 2026.

(Whisnu M)